Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kurang Tidur Saat Kerja, Tidur Seharian di Weekend Bisa Jadi Masalah?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 September 2026
in Lifestyle & Health
Kurang Tidur Saat Kerja, Tidur Seharian di Weekend Bisa Jadi Masalah?

Metapos.id, Jakarta — Kurang tidur pada malam hari dapat membuat tubuh terasa lelah dan menurunkan kemampuan berkonsentrasi pada hari berikutnya. Karena itu, sebagian orang memilih menambah waktu tidur, terutama ketika memasuki akhir pekan.

Tidur tambahan memang dapat membantu tubuh memulihkan sebagian efek dari kekurangan tidur. Namun, waktu tidur tetap perlu diperhatikan agar tidak mengacaukan pola tidur yang sudah terbentuk.

BACA JUGA

Salmon Tersalip, Ikan Asal Indonesia Ini Punya Omega-3 Tinggi

Anak Sulit Mandiri? Psikolog Harvard Ungkap 5 Kesalahan Pola Asuh

Orang dewasa pada umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Sementara itu, kebutuhan tidur remaja berkisar delapan hingga 10 jam per malam.

Namun, kebutuhan tidur tersebut tidak selalu terpenuhi selama hari kerja. Akibatnya, tidur lebih lama saat akhir pekan menjadi kebiasaan bagi sebagian orang.

Berdasarkan survei terhadap hampir 8.000 orang dewasa di Amerika Serikat, hampir setengah responden mengaku rutin menambah waktu tidur pada akhir pekan. Kebiasaan tersebut paling banyak ditemukan pada kelompok remaja.

Risiko Mengganti Kurang Tidur dengan Tidur Lebih Lama

Pola tidur seseorang dipengaruhi oleh dua mekanisme utama, yaitu sleep homeostat dan ritme sirkadian.

Sleep homeostat berfungsi menjaga keseimbangan kebutuhan tidur. Mekanisme ini dapat dianalogikan seperti “tangki tidur”. Semakin lama seseorang terjaga, semakin besar pula dorongan tubuh untuk tidur.

Sementara itu, ritme sirkadian berperan sebagai jam biologis tubuh. Sistem ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti paparan cahaya dan kegelapan, perubahan suhu, waktu makan, serta aktivitas sehari-hari.

Karena itu, perubahan waktu tidur dan bangun yang cukup jauh dapat memengaruhi kedua mekanisme tersebut.

Misalnya, tidur hingga siang hari dapat mengurangi tekanan untuk tidur pada malam berikutnya. Kondisi ini bisa membuat seseorang baru mengantuk pada waktu yang lebih larut.

Selain itu, perubahan waktu mendapatkan paparan cahaya dan menjalankan aktivitas juga dapat menggeser ritme sirkadian.

Akibatnya, seseorang mungkin bangun lebih siang pada Minggu pagi. Kemudian, ia tidur lebih larut pada Minggu malam dan kembali mengalami kekurangan tidur ketika harus bangun lebih pagi pada Senin.

“Rasanya seperti berpindah zona waktu setiap minggunya,” ujar Melynda Casement, psikolog tidur dan direktur Laboratorium Tidur Universitas Oregon.

Meski demikian, tidur pengganti atau catch-up sleep tidak selalu memberikan dampak buruk.

Tags: catch-up sleepjam biologiskesehatan tidurkurang tidurMetapos.idpola tidurritme sirkadiantidur akhir pekan
Previous Post

Belajar Tapi Cepat Lupa? Coba Teknik Active Recall dan Spaced Repetition

Next Post

Dua Granat Asap Ditemukan di Lahan Kosong Cempaka Putih

Related Posts

Salmon Tersalip, Ikan Asal Indonesia Ini Punya Omega-3 Tinggi
Lifestyle & Health

Salmon Tersalip, Ikan Asal Indonesia Ini Punya Omega-3 Tinggi

31 October 2026
Anak Sulit Mandiri? Psikolog Harvard Ungkap 5 Kesalahan Pola Asuh
Lifestyle & Health

Anak Sulit Mandiri? Psikolog Harvard Ungkap 5 Kesalahan Pola Asuh

31 October 2026
Tidur Kurang dari 6 Jam, Risiko Stroke Bisa Meningkat
Lifestyle & Health

Tidur Kurang dari 6 Jam, Risiko Stroke Bisa Meningkat

31 October 2026
Wisata Edukasi Mangrove di Pekalongan, Pilihan Liburan yang Lebih Bermakna
Lifestyle & Health

Wisata Edukasi Mangrove di Pekalongan, Pilihan Liburan yang Lebih Bermakna

31 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Lifestyle & Health

Sinopsis Film Rocky Balboa, Perjuangan Terakhir Sang Petinju Legendaris

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Lifestyle & Health

Makna Lagu ADDICTED Milik Jisoo BLACKPINK, tentang Cinta yang Membelenggu

30 October 2026
Next Post
Dua Granat Asap Ditemukan di Lahan Kosong Cempaka Putih

Dua Granat Asap Ditemukan di Lahan Kosong Cempaka Putih

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini