Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sinabung Masih Siaga, Ratusan Warga Mengungsi dari Zona Merah

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 September 2026
in News
Sinabung Masih Siaga, Ratusan Warga Mengungsi dari Zona Merah

Metapos.id, Jakarta — Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih berada pada status Siaga atau Level III. Meski demikian, sejumlah warga tetap memasuki kawasan zona merah yang dinyatakan berbahaya.

Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan, pihaknya masih menerima laporan mengenai warga yang kembali ke rumah pada siang hari. Mereka datang untuk memeriksa kondisi tempat tinggal maupun ternak yang ditinggalkan.

BACA JUGA

Belajar di Tenda, 50 Ruang Kelas Darurat Disiapkan di NTT

Tiket Pesawat Berpotensi Makin Mahal, Fuel Surcharge Naik

Padahal, sejumlah rumah tersebut berada di dalam kawasan yang termasuk zona merah erupsi Gunung Sinabung.

“Memang dalam hari-hari berikutnya, kami mendapat laporan bahwa ada beberapa masyarakat yang kembali gitu,” ujarnya, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu(5/9/26).

Tuahta menjelaskan, warga yang kembali mayoritas berasal dari wilayah yang masuk zona merah. Hal tersebut menjadi perhatian karena aktivitas vulkanik Sinabung masih dapat mengalami perubahan secara tiba-tiba.

 

“Dari data terakhir, sekitar 201 KK atau 650 jiwa warga Desa Kuta Tengah mengungsi di wilayah Desa Suka Tepu dan Koperasi Desa Kelurahan/PUD,” urainya.

Menurut Tuahta, aparat TNI dan Polri tetap melakukan pengamanan di sejumlah desa yang ditinggalkan warga. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi kemungkinan warga kembali ke kawasan berbahaya.

“Kami tidak bisa memaksakan secara keras, tetapi personel BPBD dan TNI/Polri terus mengikutsertakan pendampingan dan kesiapsiagaan mobilisasi jika terjadi erupsi susulan tiba-tiba,” tambahnya.

BPBD Sumut kembali mengingatkan masyarakat di wilayah rawan agar tidak mengabaikan keselamatan. Warga juga diminta mengikuti setiap arahan yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memprioritaskan keselamatan jiwa dan mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),” urainya.

Masyarakat juga diminta tidak menentukan tingkat bahaya hanya berdasarkan kondisi Gunung Sinabung yang terlihat secara langsung. Status aktivitas gunung api serta langkah penanganannya tetap ditentukan berdasarkan kajian teknis PVMBG.

“Meskipun secara kasat mata erupsi tampak mereda dengan asap tipis, status resmi sepenuhnya mengikuti penilaian teknis PVMBG,” ujar Tuahta.

Dalam penanganan erupsi, BPBD Sumut telah menyalurkan 630 masker kepada warga pada tahap awal. Selain itu, lima tenda pengungsian telah didirikan dari total tujuh tenda yang tersedia.

“Selain itu, BPBD Sumut memobilisasi dua unit truk evakuasi, satu mobil tangki air bersih, dan satu armada toilet untuk mendukung kebutuhan warga di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Gunung Sinabung mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Saat itu, kolom abu vulkanik teramati mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung.

Erupsi tersebut tercatat sebagai aktivitas letusan pertama Gunung Sinabung sejak terakhir kali mengalami erupsi pada 2022.

Tags: BPBD Sumuterupsi SinabungGunung SinabungKaroMetapos.idPVMBGStatus Siagazona merah
Previous Post

Next Post

Pemprov DKI Buka Opsi Naikkan Harga Tiket Ragunan

Related Posts

Belajar di Tenda, 50 Ruang Kelas Darurat Disiapkan di NTT
News

Belajar di Tenda, 50 Ruang Kelas Darurat Disiapkan di NTT

5 September 2026
Tiket Pesawat Berpotensi Makin Mahal, Fuel Surcharge Naik
News

Tiket Pesawat Berpotensi Makin Mahal, Fuel Surcharge Naik

4 September 2026
Puluhan Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Petani Terancam Gagal Panen
News

Puluhan Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Petani Terancam Gagal Panen

4 September 2026
Di Depan Putin, Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok
News

Di Depan Putin, Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok

4 September 2026
Prabowo Nilai RI-Rusia Cocok Bersinergi, Rusia Punya Gandum, RI Punya Sawit
News

Prabowo Nilai RI-Rusia Cocok Bersinergi, Rusia Punya Gandum, RI Punya Sawit

3 September 2026
Hadapi Kemarau, DKI Jakarta Siapkan 1.027 Personel dan 29 Mobil Tangki
News

Hadapi Kemarau, DKI Jakarta Siapkan 1.027 Personel dan 29 Mobil Tangki

2 September 2026
Next Post
Pemprov DKI Buka Opsi Naikkan Harga Tiket Ragunan

Pemprov DKI Buka Opsi Naikkan Harga Tiket Ragunan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini