Friday, October 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bukan Menghindar, Ini Alasan Mualem Berada di Luar Negeri Saat Kericuhan Aceh

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 August 2026
in News
Bukan Menghindar, Ini Alasan Mualem Berada di Luar Negeri Saat Kericuhan Aceh

Metapos.id, Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem diketahui tengah berada di luar negeri ketika kericuhan mewarnai peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menyebut Mualem berada di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menjalani pengobatan.

BACA JUGA

Kisah Pemuda Natuna di Rusia, Diduga Jadi Tentara Bayaran hingga Tewas

Pramono Punya Target 5 Tahun, Kabel Semrawut Jakarta Bakal Ditata

Jusuf Kalla juga menyoroti absennya sejumlah tokoh penting Aceh saat kondisi di Banda Aceh mulai memanas.

Tidak hanya Mualem, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haythar juga berada di luar Aceh. Malik Mahmud disebut tengah menjalani perawatan di Penang, Malaysia.

“Wali Nanggroe, Pak Malik Mahmud, itu juga lagi pengobatan di Penang. Jadi, hampir tidak ada pimpinan, hanya wakil gubernur dan tentu pihak kepolisian,” di kutip dari beberapa Sumber, Senin (17/8/2026).

Jadi, pimpinan yang berpengaruh tidak ada di Banda Aceh pada waktu-pada saat ini,” ucap JK.

Kericuhan terjadi di tengah agenda peringatan 21 tahun perdamaian Aceh. Ketegangan muncul setelah terjadi persoalan mengenai pengibaran bendera bulan bintang oleh massa.

Menurut JK, kondisi tersebut diduga dipicu oleh adanya provokasi dari pihak tertentu. Situasi kemudian semakin memanas ketika massa disebut menolak menurunkan bendera yang sebelumnya telah diganti.

Meski insiden tersebut menimbulkan ketegangan, JK menilai masyarakat Aceh pada dasarnya masih menginginkan suasana yang aman dan kondusif.

Tags: AcehBendera bulan bintangHari Damai AcehJusuf Kallakericuhan AcehMetapos.idMualemMuzakir Manaf
Previous Post

Cristiano Ronaldo Beri Sinyal Pensiun, Musim 2026/2027 Bisa Jadi yang Terakhir

Next Post

Garuda Indonesia Terapkan Piece Concept Mulai 1 September, Ini Aturan Bagasinya

Related Posts

Kisah Pemuda Natuna di Rusia, Diduga Jadi Tentara Bayaran hingga Tewas
News

Kisah Pemuda Natuna di Rusia, Diduga Jadi Tentara Bayaran hingga Tewas

30 September 2026
Pramono Punya Target 5 Tahun, Kabel Semrawut Jakarta Bakal Ditata
News

Pramono Punya Target 5 Tahun, Kabel Semrawut Jakarta Bakal Ditata

30 September 2026
Pentolan OPM Tewas di Intan Jaya, TNI Ungkap Awal Kontak Tembak
News

Pentolan OPM Tewas di Intan Jaya, TNI Ungkap Awal Kontak Tembak

30 September 2026
Propam Usut Kematian Pemuda Diduga Tertembak di Makassar
News

Propam Usut Kematian Pemuda Diduga Tertembak di Makassar

28 September 2026
Badan Geologi Ungkap Risiko Blue Fire di Papandayan
News

Badan Geologi Ungkap Risiko Blue Fire di Papandayan

28 September 2026
Dishub DKI Kaji Ganjil Genap, Pelaku Usaha Minta Fleksibilitas
News

Dishub DKI Kaji Ganjil Genap, Pelaku Usaha Minta Fleksibilitas

27 September 2026
Next Post
Garuda Indonesia Terapkan Piece Concept Mulai 1 September, Ini Aturan Bagasinya

Garuda Indonesia Terapkan Piece Concept Mulai 1 September, Ini Aturan Bagasinya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini