Metapos.id, Jakarta – PT BYD Indonesia memberikan penjelasan terkait insiden terbakarnya satu unit mobil listrik BYD Seal di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Hingga kini, perusahaan masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
Head of Marketing, PR and Government Relations PT BYD Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari pemilik kendaraan melalui layanan call center setelah pengemudi mendeteksi adanya kondisi yang tidak normal pada mobil.
“Kami masih mendalami terkait tipenya dan saat ini proses investigasi masih berlangsung,” ujar Luther.
Ia menjelaskan, sistem keamanan pada kendaraan turut membantu pemilik mengidentifikasi adanya anomali sebelum insiden terjadi. Setelah kejadian, tim aftersales bersama tim teknis BYD langsung mengevakuasi kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Luther, proses investigasi masih difokuskan untuk mencari sumber penyebab kebakaran sehingga perusahaan belum dapat menyampaikan kesimpulan resmi kepada publik.
BYD juga memastikan telah menjalin komunikasi dengan konsumen yang terdampak guna memberikan pendampingan serta menjelaskan proses penanganan yang sedang dilakukan.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, api terlihat melalap bagian belakang BYD Seal hingga sebagian besar bodi kendaraan hangus terbakar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Luther menegaskan insiden ini merupakan kasus yang sangat jarang terjadi. Ia menyebut BYD telah mengirimkan lebih dari 92.000 unit kendaraan kepada konsumen dan belum pernah menghadapi kejadian serupa dalam skala tersebut.







