Wednesday, November 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 August 2026
in Ekbis
purbaya

Purbaya

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih seluruh saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pengelola kereta cepat Whoosh. Pengambilalihan dilakukan terhadap porsi kepemilikan konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang saat ini menguasai sekitar 60 persen saham KCIC.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan konsorsium BUMN tidak akan dibubarkan meski kepemilikan saham dialihkan ke Kemenkeu. “Konsorsiumnya ada, yang dialihkan adalah sahamnya ke saya,” ujar Purbaya.

BACA JUGA

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Purbaya menjelaskan saham tersebut nantinya akan dikelola melalui Special Mission Vehicle (SMV) fiskal milik Kementerian Keuangan. Menurutnya, mekanisme tersebut membuat pengelolaan Whoosh tidak langsung menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menyebut pemerintah memiliki sejumlah SMV yang dapat digunakan untuk mengelola aset tersebut, termasuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Namun, Purbaya belum mengungkapkan secara rinci lembaga mana yang akan ditunjuk dalam proses pengelolaan KCIC.

Meski saham BUMN dialihkan ke Kemenkeu, struktur kepemilikan KCIC secara keseluruhan tidak berubah. Konsorsium Indonesia tetap menguasai sekitar 60 persen saham, sedangkan konsorsium China mempertahankan kepemilikan sekitar 40 persen.

Purbaya juga mengatakan pihak China masih menunjukkan komitmen untuk melanjutkan kerja sama dalam proyek kereta cepat tersebut. Pemerintah bahkan membuka peluang pengembangan jalur Whoosh ke wilayah Jawa Timur pada masa mendatang.

Pengambilalihan ini merupakan bagian dari restrukturisasi pengelolaan dan penyelesaian kewajiban keuangan KCIC. Pemerintah menargetkan proses administrasi serta restrukturisasi tersebut dapat diselesaikan paling lambat pada September 2026.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperkuat pengelolaan proyek strategis nasional tanpa membebani APBN. Selain itu, skema melalui SMV diharapkan mampu menjaga keberlanjutan operasional Whoosh sekaligus menyelesaikan persoalan pembiayaan secara lebih efektif.

Tags: KCICKemenkeuMetapos.idPSBIPurbaya Yudhi Sadewasaham BUMNSMV fiskalWhoosh
Previous Post

Bocor! Rumor Prabowo Hanya Menjabat Dua Tahun Kembali Jadi Sorotan

Next Post

Kemenkes Buka Suara soal Viral Nakes Hina Pasien BPJS yang Tunggu 8 Jam

Related Posts

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti
Ekbis

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

4 November 2026
KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
Ekbis

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

3 November 2026
Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak
Ekbis

Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak

3 November 2026
Sidak Koperasi Merah Putih Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Stok Obat Tersedia
Ekbis

Sidak Koperasi Merah Putih Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Stok Obat Tersedia

2 November 2026
Pupuk Indonesia Bangun Pabrik Soda Ash Rp? Bersama Petrokimia dan Rekind
Ekbis

Pupuk Indonesia Bangun Pabrik Soda Ash Rp? Bersama Petrokimia dan Rekind

2 November 2026
Indonesia SIPF dan SIPC Jalin Kerja Sama Pelindungan Investor
Ekbis

Indonesia SIPF dan SIPC Jalin Kerja Sama Pelindungan Investor

2 November 2026
Next Post
kemenkes

Kemenkes Buka Suara soal Viral Nakes Hina Pasien BPJS yang Tunggu 8 Jam

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini