Metapos.id, Jakarta – TikTok Shop by Tokopedia menghadirkan kampanye #BeliLokal dalam Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus di Jakarta. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem fesyen lokal melalui konsep discovery commerce, yang menghubungkan brand, kreator affiliate, dan konsumen dalam satu ekosistem digital.
Industri fesyen nasional terus menunjukkan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Pada 2024, sektor fesyen dan kriya menyerap 3,69 juta tenaga kerja, sementara nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sektor tersebut mencapai Rp120,13 triliun pada triwulan I 2026.
Fashion Category Strategy and Campaign Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Claudia Elaine, mengatakan cara masyarakat menemukan produk fesyen kini semakin dipengaruhi konten digital. “Inklusivitas discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal dari berbagai skala untuk menjangkau lebih banyak konsumen melalui konten, komunitas, dan aktivitas perdagangan dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujarnya.
Melalui booth premium di IFW 2026, TikTok Shop menyediakan fasilitas LIVE untuk membantu brand lokal meluncurkan produk baru secara eksklusif. Fitur LIVE tercatat mampu meningkatkan pesanan hingga 59 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Salah satu brand yang merasakan manfaatnya adalah Beige Studio, yang didirikan oleh Priscillia Wirjadinata saat masih berkuliah. Berkat strategi video pendek dan TikTok LIVE, brand tersebut kini mampu menghasilkan hingga 700 pesanan setiap hari melalui TikTok Shop.
Priscillia mengatakan kampanye tanggal kembar dan payday di TikTok Shop mampu meningkatkan penjualan lebih dari 50 persen. “Walau pengikut kami belum banyak, konsumen tetap yakin berbelanja karena merasa terlindungi oleh sistem di platform. Ini membuat kami #JualanNyaman di TikTok Shop,” katanya.
Peran affiliate juga semakin besar dalam mendukung pertumbuhan industri fesyen lokal. Pada 2025, jumlah pesanan melalui affiliate di TikTok Shop meningkat 2,5 kali lipat dibandingkan 2024, sementara riset Accenture Song memproyeksikan nilai ekonomi kreator di Asia Pasifik mencapai US$1,2 triliun pada 2030.
Salah satu affiliate, @Ireztia, mengaku profesi tersebut bukan hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga membantu masyarakat menemukan produk lokal berkualitas. Menurutnya, dukungan TikTok Shop mampu meningkatkan return on investment (ROI) hingga 30–40 kali lipat dibandingkan promosi tanpa dukungan platform.







