Sunday, September 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Skandal FIFA? Investigasi Sebut Dana Piala Dunia Masuk ke Klub Rusia yang Kena Sanksi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
19 July 2026
in Internasional
Skandal FIFA? Investigasi Sebut Dana Piala Dunia Masuk ke Klub Rusia yang Kena Sanksi

Metapos.id, Jakarta – FIFA menjadi sorotan setelah investigasi yang dilakukan media Follow the Money mengungkap dugaan penyaluran dana kepada sejumlah klub sepak bola Rusia yang memiliki keterkaitan dengan individu maupun perusahaan yang masuk dalam daftar sanksi internasional. Temuan tersebut memunculkan potensi persoalan hukum bagi badan sepak bola dunia itu.

Dana yang dipermasalahkan berasal dari Club Benefits Programme, yakni skema kompensasi FIFA bagi klub yang melepas pemainnya memperkuat tim nasional di Piala Dunia 2022 Qatar. Dari total dana sebesar 209 juta dolar AS yang disalurkan, sekitar 1,2 juta dolar AS diterima oleh enam klub asal Rusia.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Berdasarkan hasil investigasi, lima klub yang menerima dana tersebut, yaitu Zenit St. Petersburg, Dynamo Moskow, CSKA Moskow, Rubin Kazan, dan Lokomotiv Moskow, disebut memiliki hubungan dengan pihak yang dikenai sanksi internasional melalui kepemilikan atau sponsor utama. Sementara itu, pembayaran kepada FK Krasnodar dinilai tidak termasuk dalam pelanggaran aturan sanksi.

Sejumlah pakar hukum menilai FIFA semestinya tidak menyalurkan dana kepada entitas yang dapat memberikan keuntungan, baik secara langsung maupun tidak langsung, kepada pihak yang masuk daftar sanksi. Penilaian itu didasarkan pada kewajiban FIFA untuk mematuhi regulasi sanksi internasional karena memiliki kantor di Amerika Serikat dan berkantor pusat di Zürich, Swiss.

Pakar hukum Heleen Over de Linden menjelaskan bahwa transaksi kepada pihak yang dikenai sanksi hanya dapat dilakukan jika telah memperoleh persetujuan dari otoritas yang berwenang. Namun, hingga saat ini belum ada informasi yang menunjukkan FIFA telah mendapatkan izin tersebut.

Temuan ini juga menimbulkan kekhawatiran menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026. FIFA diketahui telah mengalokasikan dana sebesar 355 juta dolar AS untuk program kompensasi yang sama, sehingga klub-klub Rusia berpeluang kembali mengajukan pembayaran apabila memenuhi persyaratan.

Over de Linden menambahkan, pelanggaran terhadap aturan sanksi internasional dapat berujung pada konsekuensi pidana karena dianggap sebagai pelanggaran serius. Hingga berita ini ditulis, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil investigasi yang dipublikasikan Follow the Money.

Tags: FIFAinvestigasiKlub Sepak BolaMetapos.idPiala DuniaQatarRusiaSanksi Internasional
Previous Post

Bahlil Beberkan Penyebab BBM Langka di Sumut, Distribusi Kini Mulai Normal

Next Post

Bikin Pangling! Wajah Baru Elly Sugigi Usai Operasi Plastik Tuai Pujian

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
Bikin Pangling! Wajah Baru Elly Sugigi Usai Operasi Plastik Tuai Pujian

Bikin Pangling! Wajah Baru Elly Sugigi Usai Operasi Plastik Tuai Pujian

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini