Friday, June 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Stok Kedelai Aman, Tapi Harga Masih Tinggi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
31 October 2022
in Ekbis
Stok Kedelai Aman, Tapi Harga Masih Tinggi

JAKARTA,Metapos.id – Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) mengungkap bahwa pasokan kedelai untuk pengrajin tahu dan tempe dalam kondisi aman. Bahkan masih cukup hingga akhir tahun. Namun, yang menjadi masalah adalah harganya yang terbilang masih tinggi.
 
“Stok kedelai aman sampai akhir tahun. Jadi kalau hanya bilang tinggal 7 hari itu keliru,” ujar Ketua Umum Gakoptindo Aip Syarifuddin, Senin, 31 Oktober.
 
Saat ini, kata Aip, perajin tahu dan tempe sedang mengalami kesulitan akibat naiknya harga kedelai. Ia menyebut, harga kedelai Rp8.500 per kilogram (kg) pada Desember 2021 lalu dan saat ini telah menjadi Rp14.000 per kg.
 
“Kami ini sedang kesulitan akibat harga kedelai naik terus. Kenaikannya lebih 60 persen, kenaikan tempe tahu kan nggak mungkin 60 persen,” ucapnya.

Tambah Subsidi

BACA JUGA

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya

Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyarankan agar nilai subsidi kedelai ditambah dari sebelumya Rp1.000 menjadi Rp2.000 per kilogram (kg). Penambahan nilai subsidi didasari adanya lonjakan harga kedelai di Tanah Air.
 
Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan juga turut mengajak pemerintah daerah membantu memberikan subsidi untuk komoditas pangan impor ini yang harganya sudah mencapai Rp13.000 per kg.
 
Lebih lanjut, Zulhas meminta pemerintah daerah mengoptimalkan 2 persen dana transfer umum dan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan dampak inflasi yang salah satunya dapat digunakan untuk subsidi harga pangan. Sehingga harga pangan di masyarakat tetap terjangkau.

“Ini saya kira kalau harga sudah terlalu tinggi begini, nanti pemerintah pusat sekarang (mensubsidi) 1.000, pemerintah daerah bisa Rp1.000 jadi Rp2.000. Jadi (harga kedelai) bisa Rp11.000-an. Kalau bisa (nilai subsidinya) naik lagi, ya nanti kita coba lihat apakah pemerintah pusat bisa (mensubsidi) Rp2.000, daerah nanti berapa,” katanya kepada wartawan, Minggu, 30 Oktober.
 
Kata Zulhas, penambahan nilai subsidi ini diperlukan seiring dengan pelemahan nilai mata uang rupiah. Karena, pelemahan rupiah akan berdampak pada harga kedelai. Mengingat bahwa komoditas ini 99 persen merupakan produk impor.
 
“Kalau (disubsidi) Rp1.000 memang sudah enggak nendang ya,” tuturnya.

Tags: KedelaiMendagMetapos.idZulhas
Previous Post

Percepat Penetrasi Digital Banking, Buka Rekening Online BSI Bisa Lewat Aplikasi Grab

Next Post

Laba Bersih WOM Finance Meningkat 62%
Per September 2022

Related Posts

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya
Ekbis

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya

26 June 2026
Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Ekbis

Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

25 June 2026
Buka Akses Kerja Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Program Vokasi
Ekbis

Buka Akses Kerja Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Program Vokasi

25 June 2026
Kemhan Gandeng Fincantieri, Dieselindo Dapat Transfer Teknologi Pertahanan
Ekbis

Kemhan Gandeng Fincantieri, Dieselindo Dapat Transfer Teknologi Pertahanan

24 June 2026
Yen Jadi Satu-satunya yang Menguat Saat Mata Uang Asia Rontok
Ekbis

Yen Jadi Satu-satunya yang Menguat Saat Mata Uang Asia Rontok

24 June 2026
Bukalapak Akselerasi Mitra, Gaming, Investasi, dan Ritel Demi Profit Berkelanjutan
Ekbis

Bukalapak Akselerasi Mitra, Gaming, Investasi, dan Ritel Demi Profit Berkelanjutan

24 June 2026
Next Post
Laba Bersih WOM Finance Meningkat 62%Per September 2022

Laba Bersih WOM Finance Meningkat 62%
Per September 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini