Monday, September 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

TKW Asal Cianjur Diduga Alami Kekerasan di Libya, Kemlu Lakukan Pendalaman Kasus

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
29 June 2026
in Nasional
TKW Asal Cianjur Diduga Alami Kekerasan di Libya, Kemlu Lakukan Pendalaman Kasus

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tengah menangani dugaan kekerasan yang dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ di Benghazi, Libya Timur. Informasi mengenai kasus tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan KBRI Tripoli telah berkoordinasi untuk memastikan kondisi AJ. Berdasarkan hasil penelusuran awal, pekerja migran asal Cianjur itu berada dalam keadaan aman dan tidak mengalami luka.

BACA JUGA

Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak

TNI Amankan 8 Senjata, Penembakan ASN Papua Diselidiki

Meski demikian, Kemlu bersama KBRI Tripoli masih mengumpulkan informasi guna memperoleh gambaran lengkap mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi. Pendalaman dilakukan dengan melibatkan AJ, pihak majikan, serta sejumlah pihak terkait.

Heni menjelaskan AJ diketahui bekerja di Benghazi sejak Maret 2025. Namun, proses keberangkatannya diduga melalui jalur penempatan yang tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor.

Kemlu menyatakan akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada WNI yang menghadapi persoalan di luar negeri.

Selain menangani kasus tersebut, Kemlu kembali mengingatkan masyarakat agar menggunakan jalur resmi apabila ingin bekerja di luar negeri. Langkah itu dinilai penting untuk menjamin perlindungan hak, keamanan, dan keselamatan para pekerja migran Indonesia.

Tags: CianjurKBRIkekerasanKemluLibyaMetapos.idPMI
Previous Post

Pemulangan Haji 2026 Hampir Rampung, Kemenhaj Fokus Kawal Kloter Terakhir

Next Post

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

Related Posts

Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak
Nasional

Aceh Tenggara Dilanda Banjir, 13 Desa Terdampak

28 September 2026
TNI Amankan 8 Senjata, Penembakan ASN Papua Diselidiki
Nasional

TNI Amankan 8 Senjata, Penembakan ASN Papua Diselidiki

28 September 2026
Temuan Fasilitas Mewah, Rieke Minta Lapas Cibinong Diaudit
Nasional

Temuan Fasilitas Mewah, Rieke Minta Lapas Cibinong Diaudit

27 September 2026
Temuan Fasilitas Mewah Berujung Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong
Nasional

Temuan Fasilitas Mewah Berujung Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong

26 September 2026
Bukan Dimusnahkan, Kucing Liar Bandung Ditangkap dan Disterilisasi
Nasional

Bukan Dimusnahkan, Kucing Liar Bandung Ditangkap dan Disterilisasi

25 September 2026
Menhub Dudy lantik ketua dan anggota KNKT masa jabatan 2026-2030. (Dok. Kemenhub)
Nasional

Menhub Lantik Ketua Baru KNKT

25 September 2026
Next Post
RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini