Metapos.id, Jakarta – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu (17/5/2026).
Penetapan tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menentukan Hari Raya Idul Adha 2026 di Indonesia.
Sidang isbat berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
Kegiatan itu terdiri dari tiga rangkaian agenda utama.
Agenda pertama dimulai dengan seminar posisi hilal awal Zulhijah 1447 H pada pukul 16.30 WIB. Seminar tersebut terbuka bagi masyarakat umum.
Selanjutnya, Kemenag melaksanakan sidang isbat secara tertutup setelah salat Magrib atau sekitar pukul 18.00 WIB.
Pemerintah kemudian akan mengumumkan hasil sidang melalui konferensi pers sekitar pukul 19.00 WIB.
Sebelum pelaksanaan sidang, Kemenag telah mengadakan rapat persiapan rukyatul hilal secara daring pada 5 Mei 2026.
Rapat itu melibatkan jajaran Bimas Islam dan Kantor Wilayah Kemenag dari berbagai daerah di Indonesia.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan koordinasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam proses pemantauan hilal.
Menurutnya, kerja sama dengan BMKG, Pengadilan Agama, dan organisasi masyarakat Islam perlu terus diperkuat agar rukyatul hilal berjalan maksimal.
Ia juga menyebut pemantauan hilal awal Zulhijah tahun ini dilakukan di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.






