Metapos.id, Jakarta – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, masyarakat Muslim perlu memahami aturan mengenai hewan kurban. Pemahaman tersebut penting agar ibadah kurban berjalan sesuai ajaran Islam.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa hewan kurban wajib dalam kondisi sehat. Selain itu, hewan juga harus bebas dari cacat fisik yang dapat mengurangi kelayakannya.
MUI menyebut ada empat kondisi yang membuat hewan tidak memenuhi syarat kurban. Salah satunya adalah kebutaan pada satu mata.
Selain itu, hewan yang mengalami penyakit berat juga tidak boleh dijadikan kurban. Kondisi kesehatan hewan menjadi faktor utama dalam penilaian kelayakan.
Hewan dengan pincang berat hingga kesulitan berjalan juga tidak diperbolehkan. Oleh sebab itu, calon pembeli perlu memeriksa kondisi hewan secara teliti.
Kondisi lain yang tidak memenuhi syarat ialah tubuh hewan yang terlalu kurus. Biasanya, hewan seperti itu tidak memiliki sumsum tulang yang baik.
Tak hanya kondisi fisik, usia hewan juga harus sesuai aturan syariat. Sebab, tidak semua hewan ternak dapat digunakan untuk ibadah kurban.
Islam memperbolehkan unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba sebagai hewan kurban. Meski begitu, setiap jenis hewan memiliki batas usia tertentu.
Unta wajib berusia minimal lima tahun. Kemudian, sapi dan kerbau harus mencapai usia dua tahun.
Kambing juga harus berumur minimal dua tahun. Sementara itu, domba dapat dikurbankan setelah berusia satu tahun atau sudah berganti gigi.
BAZNAS juga menjelaskan kelompok yang berhak menerima daging kurban. Pembagian tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Shohibul kurban diperbolehkan menikmati sebagian daging kurbannya. Namun, mereka dilarang menjual bagian hewan kurban, termasuk kulit maupun bulunya.
Fakir miskin menjadi kelompok utama yang menerima pembagian daging kurban. Karena itu, ibadah kurban juga memiliki nilai sosial yang kuat.
Selain fakir miskin, daging kurban dapat dibagikan kepada keluarga, sahabat, dan tetangga. Mereka tetap boleh menerima meski memiliki kondisi ekonomi yang cukup baik.







