Friday, June 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
5 May 2026
in Nasional
Apa Itu CNG? Alternatif LPG yang Sedang Didorong Pemerintah

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah tengah mengembangkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg. Langkah ini disampaikan oleh Bahlil Lahadalia sebagai upaya menekan impor gas nasional.

Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan krisis energi global. Konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah mencari sumber energi yang lebih mandiri.

BACA JUGA

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Jadi Sorotan, Polda Metro Beri Penjelasan Resmi

Puncak Kemarau 2026 Diprediksi Ganggu Hasil Panen, Petani Mulai Bersiap

CNG sendiri merupakan bahan bakar gas yang dihasilkan dari kompresi gas alam. Proses ini menghasilkan tekanan tinggi sekitar 200 hingga 250 bar.

Berbeda dengan LPG, CNG berasal dari gas alam seperti metana dan etana. Sementara LPG diproduksi dari penyulingan minyak bumi dengan komponen utama propana dan butana.

Dari sisi ketersediaan, bahan baku CNG lebih melimpah di dalam negeri. Hal ini membuat produksinya tidak bergantung pada impor seperti LPG.

Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun. Namun, sekitar 7 juta ton masih harus dipenuhi melalui impor.

Selain efisiensi, CNG juga menawarkan keunggulan dari sisi biaya dan lingkungan. Penggunaannya diperkirakan 30 hingga 40 persen lebih murah serta menghasilkan emisi yang lebih bersih.

Meski demikian, pengembangan CNG masih menghadapi tantangan infrastruktur. Pemerintah perlu menyiapkan distribusi dan teknologi pendukung sebelum diterapkan secara luas.

Tags: Bahlil LahadaliaCNGenergigas alamHeadlineLpg 3 kgMetapos.id
Previous Post

Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Next Post

Momen Spiritual di Raudhah, Jemaah Haji Madiun Teteskan Air Mata

Related Posts

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Jadi Sorotan, Polda Metro Beri Penjelasan Resmi
Nasional

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Jadi Sorotan, Polda Metro Beri Penjelasan Resmi

19 June 2026
Puncak Kemarau 2026 Diprediksi Ganggu Hasil Panen, Petani Mulai Bersiap
Nasional

Puncak Kemarau 2026 Diprediksi Ganggu Hasil Panen, Petani Mulai Bersiap

19 June 2026
Kemnaker Catat 1.940 Peserta Keluar dari Program Magang Nasional 2026
Nasional

Kemnaker Catat 1.940 Peserta Keluar dari Program Magang Nasional 2026

18 June 2026
Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah
Nasional

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

18 June 2026
Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik
Nasional

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

17 June 2026
Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026
Nasional

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

17 June 2026
Next Post
Masuk Raudhah Gratis, PPIH Ingatkan Jemaah Hindari Penipuan

Momen Spiritual di Raudhah, Jemaah Haji Madiun Teteskan Air Mata

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini