Metapos.id, Jakarta – Ikan sapu-sapu yang selama ini dikenal sebagai hama sekaligus spesies invasif di Jakarta ternyata dimanfaatkan secara berbeda oleh warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Di wilayah tersebut, ikan ini bukan hanya dikonsumsi, tetapi juga diolah menjadi pakan untuk ternak.
Ketua Kelompok Ternak Bebek setempat, Muhammad Abu Rizal, mengungkapkan bahwa pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai pakan sudah dimulai sejak November tahun lalu. Ide tersebut muncul karena jumlah ikan ini sangat melimpah di Danau Sidenreng, yang juga dipenuhi tanaman eceng gondok.
Situasi danau itu kemudian menarik perhatian Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Dari sana muncul gagasan untuk mengolah ikan sapu-sapu agar memberikan nilai guna bagi masyarakat sekitar.
Syaharuddin menambahkan, sebagian warga juga mengonsumsi ikan sapu-sapu, namun dalam jumlah terbatas. Ia memastikan ikan dari Danau Sidenreng tergolong aman karena tidak tercemar limbah industri atau logam berat, berbeda dengan kondisi di Jakarta. Meski begitu, konsumsi tetap dibatasi karena dagingnya yang sedikit serta banyaknya tulang.







