Metapos.id, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan kepada Hary Tanoesoedibjo dan PT MNC Asia Holding Tbk untuk membayar ganti rugi sebesar Rp531,5 miliar. Dana tersebut harus diserahkan kepada PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk yang dimiliki Jusuf Hamka.
Majelis hakim membacakan amar putusan pada Rabu, 22 April 2026. Dalam sidang itu, hakim juga menyatakan para tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.
Nilai kewajiban pembayaran mencakup USD 28 juta. Selain itu, nominal tersebut dikenai bunga 6 persen per tahun sejak 9 Mei 2002 sampai seluruh pembayaran selesai. Hakim turut menetapkan ganti rugi immateriil sebesar Rp50 miliar.
Dalam pertimbangannya, majelis menilai transaksi pada 12 Mei 1999 merupakan pertukaran surat berharga. Oleh sebab itu, transaksi tersebut tidak dikategorikan sebagai jual beli biasa.
Hakim juga menilai para tergugat mengetahui penggunaan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) tidak sesuai ketentuan Bank Indonesia. Karena itu, unsur tersebut menjadi bagian penting dalam pertimbangan majelis.
Selain itu, pengadilan menerapkan doktrin piercing the corporate veil. Prinsip ini membuka peluang tanggung jawab perusahaan dibebankan kepada pihak pengendali secara pribadi.
Meski begitu, putusan tersebut belum memiliki kekuatan hukum tetap. Para pihak masih dapat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam waktu 14 hari.







