Thursday, August 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Desa-Desa di Aceh dan Sumut Lenyap Usai Banjir, Pemerintah Ambil Langkah Administratif

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 March 2026
in Nasional
Desa-Desa di Aceh dan Sumut Lenyap Usai Banjir, Pemerintah Ambil Langkah Administratif

Metapos.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa lima desa di kawasan Sumatera hilang total setelah diterjang banjir bandang yang disertai longsor. Desa-desa tersebut berada di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Menurut Tito, desa yang sudah tidak lagi memungkinkan untuk ditempati atau dibangun kembali akan dicoret dari administrasi pemerintahan. Sementara itu, masyarakat yang terdampak akan dipindahkan ke wilayah baru melalui program relokasi yang disiapkan pemerintah.

BACA JUGA

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset untuk Dukung Program Prioritas

Terindikasi Judi Online, Penyaluran Bansos kepada 1,49 Juta KPM Ditunda Kemensos

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan relokasi melibatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah akan menyiapkan lahan relokasi, sedangkan pembangunan tempat tinggal bagi warga akan menjadi tanggung jawab Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Tito merinci, tiga desa yang hilang di Aceh berada di Kabupaten Gayo Lues, yaitu Desa Pasir, Desa Remukut, dan Desa Tinggi. Adapun dua desa lainnya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yakni Desa Garoga dan Desa Tandihat.

Di sisi lain, Tito memastikan bahwa tidak ada laporan desa yang hilang di wilayah Sumatera Barat akibat bencana tersebut.

Tags: AcehBanjir bandangHapus administrasihilangLima desamengungkapkanMetapos.idSumutTito karnavian
Previous Post

Krisis Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi, IEA Siap Lepas Cadangan Minyak

Next Post

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

Related Posts

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset untuk Dukung Program Prioritas
Nasional

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset untuk Dukung Program Prioritas

6 August 2026
Terindikasi Judi Online, Penyaluran Bansos kepada 1,49 Juta KPM Ditunda Kemensos
Nasional

Terindikasi Judi Online, Penyaluran Bansos kepada 1,49 Juta KPM Ditunda Kemensos

6 August 2026
Nadiem Makarim banding kasus Chromebook
Nasional

Nadiem Sebut Kasus Chromebook Bukan Korupsi, Yakin Menang di Tingkat Banding

6 August 2026
Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus, Seluruh Presiden dan Mantan Wapres Akan Diundang
Nasional

Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus, Seluruh Presiden dan Mantan Wapres Akan Diundang

6 August 2026
kemenkes
Nasional

Kemenkes Buka Suara soal Viral Nakes Hina Pasien BPJS yang Tunggu 8 Jam

5 August 2026
Bocor! Rumor Prabowo Hanya Menjabat Dua Tahun Kembali Jadi Sorotan
Nasional

Bocor! Rumor Prabowo Hanya Menjabat Dua Tahun Kembali Jadi Sorotan

5 August 2026
Next Post
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini