Friday, May 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Desa-Desa di Aceh dan Sumut Lenyap Usai Banjir, Pemerintah Ambil Langkah Administratif

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 March 2026
in Nasional
Desa-Desa di Aceh dan Sumut Lenyap Usai Banjir, Pemerintah Ambil Langkah Administratif

Metapos.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa lima desa di kawasan Sumatera hilang total setelah diterjang banjir bandang yang disertai longsor. Desa-desa tersebut berada di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Menurut Tito, desa yang sudah tidak lagi memungkinkan untuk ditempati atau dibangun kembali akan dicoret dari administrasi pemerintahan. Sementara itu, masyarakat yang terdampak akan dipindahkan ke wilayah baru melalui program relokasi yang disiapkan pemerintah.

BACA JUGA

Saksi Ahli Sebut Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Bersifat Asumtif

Gudang Bulog Dibuka untuk Publik 2026, Stok Beras Bisa Dicek Langsung

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan relokasi melibatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah akan menyiapkan lahan relokasi, sedangkan pembangunan tempat tinggal bagi warga akan menjadi tanggung jawab Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Tito merinci, tiga desa yang hilang di Aceh berada di Kabupaten Gayo Lues, yaitu Desa Pasir, Desa Remukut, dan Desa Tinggi. Adapun dua desa lainnya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yakni Desa Garoga dan Desa Tandihat.

Di sisi lain, Tito memastikan bahwa tidak ada laporan desa yang hilang di wilayah Sumatera Barat akibat bencana tersebut.

Tags: AcehBanjir bandangHapus administrasihilangLima desamengungkapkanMetapos.idSumutTito karnavian
Previous Post

Krisis Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi, IEA Siap Lepas Cadangan Minyak

Next Post

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

Related Posts

Saksi Ahli Sebut Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Bersifat Asumtif
Nasional

Saksi Ahli Sebut Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Bersifat Asumtif

7 May 2026
Gudang Bulog Dibuka untuk Publik 2026, Stok Beras Bisa Dicek Langsung
Nasional

Gudang Bulog Dibuka untuk Publik 2026, Stok Beras Bisa Dicek Langsung

7 May 2026
KPK Perkuat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Nasional

KPK Perkuat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

7 May 2026
Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya
Nasional

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

7 May 2026
Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa
Nasional

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa

7 May 2026
DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media
Nasional

DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media

7 May 2026
Next Post
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini