Monday, September 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Desa-Desa di Aceh dan Sumut Lenyap Usai Banjir, Pemerintah Ambil Langkah Administratif

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 March 2026
in Nasional
Desa-Desa di Aceh dan Sumut Lenyap Usai Banjir, Pemerintah Ambil Langkah Administratif

Metapos.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa lima desa di kawasan Sumatera hilang total setelah diterjang banjir bandang yang disertai longsor. Desa-desa tersebut berada di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Menurut Tito, desa yang sudah tidak lagi memungkinkan untuk ditempati atau dibangun kembali akan dicoret dari administrasi pemerintahan. Sementara itu, masyarakat yang terdampak akan dipindahkan ke wilayah baru melalui program relokasi yang disiapkan pemerintah.

BACA JUGA

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Diikuti 8 Kelurahan di Cipayung

Pramono Ngobrol NBA dengan Zohran Mamdani di New York

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan relokasi melibatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah akan menyiapkan lahan relokasi, sedangkan pembangunan tempat tinggal bagi warga akan menjadi tanggung jawab Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Tito merinci, tiga desa yang hilang di Aceh berada di Kabupaten Gayo Lues, yaitu Desa Pasir, Desa Remukut, dan Desa Tinggi. Adapun dua desa lainnya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yakni Desa Garoga dan Desa Tandihat.

Di sisi lain, Tito memastikan bahwa tidak ada laporan desa yang hilang di wilayah Sumatera Barat akibat bencana tersebut.

Tags: AcehBanjir bandangHapus administrasihilangLima desamengungkapkanMetapos.idSumutTito karnavian
Previous Post

Krisis Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi, IEA Siap Lepas Cadangan Minyak

Next Post

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

Related Posts

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Diikuti 8 Kelurahan di Cipayung
Nasional

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Diikuti 8 Kelurahan di Cipayung

20 September 2026
Pramono Ngobrol NBA dengan Zohran Mamdani di New York
Nasional

Pramono Ngobrol NBA dengan Zohran Mamdani di New York

20 September 2026
Karhutla Masih Meluas, 1.459 Hektare Lahan di Jatim Terbakar
Nasional

Karhutla Masih Meluas, 1.459 Hektare Lahan di Jatim Terbakar

20 September 2026
KNKT Ungkap Celah Aturan Keselamatan Pelayaran di Kapal
Nasional

KNKT Ungkap Celah Aturan Keselamatan Pelayaran di Kapal

20 September 2026
Nusron Wahid Tak Lagi Duduk di Kepengurusan Golkar
Nasional

Nusron Wahid Tak Lagi Duduk di Kepengurusan Golkar

20 September 2026
Begini Respons Nusron Wahid soal Kasus Suap ATR/BPN
Nasional

Begini Respons Nusron Wahid soal Kasus Suap ATR/BPN

19 September 2026
Next Post
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Calon Mahasiswa Wajib Bersiap

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini