Thursday, August 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Perang Timur Tengah Picu Kepanikan Energi, Negara-negara Ramai-ramai Hemat

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
22 March 2026
in Internasional
Perang Timur Tengah Picu Kepanikan Energi, Negara-negara Ramai-ramai Hemat

Metapos.id, Jakarta – Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai berdampak besar terhadap pasokan energi global. Kondisi ini membuat banyak negara berada dalam posisi sulit, antara harus menghadapi kenaikan harga energi atau menekan konsumsi.

Salah satu dampak paling terasa adalah terganggunya jalur distribusi energi strategis seperti Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur utama bagi sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia. Di sisi lain, serangan terhadap fasilitas energi seperti kilang minyak dan instalasi gas turut memperburuk kondisi pasokan global.

BACA JUGA

Iran Punya Senjata Strategis yang Disebut Lebih Ditakuti dari Bom Nuklir

Dua Presiden Saling Serang, Hubungan Thailand-Kamboja Kian Memanas

Situasi tersebut mendorong lonjakan harga energi secara signifikan, bahkan mencapai sekitar 50%. Harga minyak dunia kini sudah menembus US$110 per barel, sementara minyak dari kawasan Timur Tengah hampir menyentuh US$164 per barel.

Badan Energi Internasional (IEA) menilai krisis ini sebagai salah satu yang terparah dalam sejarah, bahkan disebut lebih serius dibandingkan krisis minyak pada 1970-an. Para analis juga menilai bahwa langkah penghematan saja tidak cukup, karena tingginya harga energi akan secara otomatis menekan tingkat konsumsi masyarakat.

Beberapa negara telah berupaya mengurangi dampak dengan mengeluarkan cadangan minyak strategis dalam jumlah besar. Namun, langkah ini dinilai belum mampu menutup kekurangan pasokan jika konflik terus berlangsung dalam waktu lama.

Sebagai langkah antisipasi, berbagai negara mulai menerapkan kebijakan penghematan energi. Upaya yang dilakukan antara lain mengurangi penggunaan listrik dan bahan bakar, mendorong penggunaan transportasi umum, hingga membatasi aktivitas industri yang membutuhkan energi besar.

Sejumlah negara juga mengambil kebijakan khusus. Thailand, misalnya, mengimbau aparatur sipil negara untuk menghemat energi dengan membatasi perjalanan dinas dan lebih sering menggunakan tangga. Bangladesh memilih menutup kampus, sementara Sri Lanka memberlakukan pembatasan bahan bakar. China menghentikan ekspor bahan bakar olahan, dan Inggris menyiapkan langkah darurat seperti menurunkan batas kecepatan kendaraan untuk menghemat konsumsi energi.

Dampak konflik ini tidak hanya terasa di sektor energi, tetapi juga merambah ke sektor lain.

Terganggunya distribusi pupuk menyebabkan harga melonjak hingga 30–40%, sehingga sejumlah negara terpaksa menghentikan produksi. Jika kondisi ini terus berlanjut, produksi pangan global dikhawatirkan menurun dan memperburuk ketahanan pangan.

Selain itu, rantai pasok berbagai komoditas penting seperti helium, obat-obatan, dan logistik juga ikut terdampak. Hal ini berpotensi meningkatkan biaya produksi sekaligus mendorong kenaikan harga barang di tingkat konsumen.

Tags: berdampakHematIran Israel Amerikakenaikan harga energiKonflik timur tengahmenekan konsumsiMetapos.idposisi sulit
Previous Post

Harga Emas Anjlok Drastis di Momen Lebaran, Ada Apa Sebenarnya?

Next Post

Berbagi di Bulan Ramadan, Tugu Insurance Salurkan Ribuan Bantuan Sosial

Related Posts

iran
Internasional

Iran Punya Senjata Strategis yang Disebut Lebih Ditakuti dari Bom Nuklir

5 August 2026
Hubungan Thailand Kamboja
Internasional

Dua Presiden Saling Serang, Hubungan Thailand-Kamboja Kian Memanas

5 August 2026
Cesar Gastelum
Internasional

Influencer Tewas Ditembak Saat Live TikTok, Polisi Selidiki Motif Penyerangan

5 August 2026
Pecahkan Rekor, Spider-Man: Brand New Day Raup US$1 Miliar dalam Sepekan
Internasional

Pecahkan Rekor, Spider-Man: Brand New Day Raup US$1 Miliar dalam Sepekan

5 August 2026
Sinopsis Royal Betrothal, Kisah Aliansi untuk Bongkar Korupsi di Kerajaan
Internasional

Sinopsis Royal Betrothal, Kisah Aliansi untuk Bongkar Korupsi di Kerajaan

5 August 2026
Cheng Lei Gelar Fan Meeting Perdana di Jakarta pada 12 September 2026
Internasional

Cheng Lei Gelar Fan Meeting Perdana di Jakarta pada 12 September 2026

5 August 2026
Next Post
Berbagi di Bulan Ramadan, Tugu Insurance Salurkan Ribuan Bantuan Sosial

Berbagi di Bulan Ramadan, Tugu Insurance Salurkan Ribuan Bantuan Sosial

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini