Sunday, October 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Penutupan Selat Hormuz Picu Ancaman Krisis Energi Dunia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 March 2026
in Internasional
Penutupan Selat Hormuz Picu Ancaman Krisis Energi Dunia

Metapos.id, Jakarta – Selat Hormuz di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah jalur strategis tersebut dilaporkan ditutup secara sepihak oleh Iran.

Langkah ini disebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Amerika Serikat dan Israel, sekaligus mencerminkan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan.

BACA JUGA

Trump Ancam Serang Iran Lagi, Kesepakatan Masih Jadi Opsi

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang

Selat yang memiliki lebar sekitar 50 kilometer dan menyempit hingga sekitar 30 kilometer di beberapa titik itu merupakan satu-satunya jalur pelayaran dari Teluk Persia menuju perairan internasional.

Penutupan jalur ini dilaporkan membuat sekitar 200 kapal tanker tertahan, sementara aktivitas pelayaran di kawasan Teluk Persia menurun hingga sekitar 80 persen sejak awal Maret.

Sebagai salah satu jalur energi terpenting di dunia, Selat Hormuz menjadi lintasan utama pengiriman minyak mentah dan gas alam global. Sekitar 20 hingga 30 persen pasokan energi dunia setara dengan kurang lebih 20 juta barel minyak per hari melewati selat tersebut. Gangguan di jalur ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dan potensi dampaknya terhadap ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, apabila penutupan berlangsung dalam waktu lama, harga minyak mentah dunia berpotensi melonjak tajam.

Kenaikan harga energi ini dapat memicu tekanan inflasi serta memperlambat pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.

Negara-negara pengimpor energi utama seperti Tiongkok, Jepang, dan India, serta sejumlah negara di Eropa kini memantau perkembangan situasi secara ketat. Mereka juga mulai mempertimbangkan jalur alternatif dan memanfaatkan cadangan energi untuk mengurangi potensi dampak gangguan distribusi.

Di sisi lain, Indonesia sebagai negara pengimpor energi turut meningkatkan pengawasan terhadap pasokan minyak dan gas nasional. Pemerintah juga mendorong diversifikasi sumber energi dan jalur distribusi guna memastikan kebutuhan energi domestik tetap terpenuhi.

Sementara itu, OPEC bersama sejumlah lembaga internasional dilaporkan tengah melakukan koordinasi darurat guna menilai dampak jangka pendek terhadap pasar energi global serta menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan.

Perkembangan di Selat Hormuz kembali menegaskan betapa pentingnya keamanan jalur perdagangan energi dunia, sekaligus menunjukkan kerentanan ekonomi global terhadap gejolak geopolitik di kawasan strategis.

Tags: DitutupGeopolitikIranJalur energijalur strategiskebijakan AmerikaKeteganganMetapos.idprotesSelat HormuzTimur Tengah
Previous Post

Takbiran dan Nyepi Berpotensi Bertepatan, Kemenag Siapkan Aturan di Bali

Next Post

Pemahaman dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M

Related Posts

Trump Ancam Serang Iran Lagi, Kesepakatan Masih Jadi Opsi
Internasional

Trump Ancam Serang Iran Lagi, Kesepakatan Masih Jadi Opsi

25 October 2026
Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang
Internasional

Banjir Bandang Mekkah Tewaskan Satu Anak, Satu Masih Hilang

23 October 2026
Jumlah kapal perang AS di Timur Tengah diperkirakan melampaui 24 unit seiring kedatangan gugus tempur kapal induk tambahan di tengah konflik Iran.
Internasional

AS Tambah Kekuatan Laut di Tengah Konflik Iran

23 October 2026
Menlu Iran Sebut Hubungan AS-Israel Seperti Parasit
Internasional

Menlu Iran Sebut Hubungan AS-Israel Seperti Parasit

23 October 2026
Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut
Internasional

Korsel Kecewa dengan Ukraina, Penarikan Diplomat dari Kyiv Berlanjut

22 October 2026
Benjamin Netanyahu mengaku telah membahas rencana menggulingkan pemerintahan Iran bersama Donald Trump, di tengah ketegangan menjelang pemilu Israel.
Internasional

Netanyahu Tegaskan Target Perubahan Pemerintahan Iran

21 October 2026
Next Post
Pemahaman dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M

Pemahaman dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini