Wednesday, June 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Penutupan Selat Hormuz Picu Ancaman Krisis Energi Dunia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 March 2026
in Internasional
Penutupan Selat Hormuz Picu Ancaman Krisis Energi Dunia

Metapos.id, Jakarta – Selat Hormuz di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah jalur strategis tersebut dilaporkan ditutup secara sepihak oleh Iran.

Langkah ini disebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Amerika Serikat dan Israel, sekaligus mencerminkan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan.

BACA JUGA

Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan

Arab Saudi Punya Maskapai Baru Bernama Riyadh Air, Bidik 100 Destinasi

Selat yang memiliki lebar sekitar 50 kilometer dan menyempit hingga sekitar 30 kilometer di beberapa titik itu merupakan satu-satunya jalur pelayaran dari Teluk Persia menuju perairan internasional.

Penutupan jalur ini dilaporkan membuat sekitar 200 kapal tanker tertahan, sementara aktivitas pelayaran di kawasan Teluk Persia menurun hingga sekitar 80 persen sejak awal Maret.

Sebagai salah satu jalur energi terpenting di dunia, Selat Hormuz menjadi lintasan utama pengiriman minyak mentah dan gas alam global. Sekitar 20 hingga 30 persen pasokan energi dunia setara dengan kurang lebih 20 juta barel minyak per hari melewati selat tersebut. Gangguan di jalur ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dan potensi dampaknya terhadap ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, apabila penutupan berlangsung dalam waktu lama, harga minyak mentah dunia berpotensi melonjak tajam.

Kenaikan harga energi ini dapat memicu tekanan inflasi serta memperlambat pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.

Negara-negara pengimpor energi utama seperti Tiongkok, Jepang, dan India, serta sejumlah negara di Eropa kini memantau perkembangan situasi secara ketat. Mereka juga mulai mempertimbangkan jalur alternatif dan memanfaatkan cadangan energi untuk mengurangi potensi dampak gangguan distribusi.

Di sisi lain, Indonesia sebagai negara pengimpor energi turut meningkatkan pengawasan terhadap pasokan minyak dan gas nasional. Pemerintah juga mendorong diversifikasi sumber energi dan jalur distribusi guna memastikan kebutuhan energi domestik tetap terpenuhi.

Sementara itu, OPEC bersama sejumlah lembaga internasional dilaporkan tengah melakukan koordinasi darurat guna menilai dampak jangka pendek terhadap pasar energi global serta menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan.

Perkembangan di Selat Hormuz kembali menegaskan betapa pentingnya keamanan jalur perdagangan energi dunia, sekaligus menunjukkan kerentanan ekonomi global terhadap gejolak geopolitik di kawasan strategis.

Tags: DitutupGeopolitikIranJalur energijalur strategiskebijakan AmerikaKeteganganMetapos.idprotesSelat HormuzTimur Tengah
Previous Post

Takbiran dan Nyepi Berpotensi Bertepatan, Kemenag Siapkan Aturan di Bali

Next Post

Pemahaman dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M

Related Posts

Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan
Internasional

Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan

10 June 2026
Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan
Internasional

Arab Saudi Punya Maskapai Baru Bernama Riyadh Air, Bidik 100 Destinasi

10 June 2026
Olahraga 5 Menit yang Rutin Dilakukan Lansia Jepang untuk Tetap Bugar
Internasional

Dua Kru Apache Amerika Berhasil Diselamatkan Usai Insiden di Selat Hormuz

10 June 2026
AS Jadi Penyumbang Terbesar dalam Rekor Belanja Senjata Nuklir Global
Internasional

AS Jadi Penyumbang Terbesar dalam Rekor Belanja Senjata Nuklir Global

9 June 2026
Angklung Bukan Sekadar Alat Musik, Simbol Kebersamaan dan Harmoni
Internasional

Gempa Sarangani Filipina Berdampak pada Lebih dari 3,2 Juta Siswa

9 June 2026
Malaysia Keluarkan Peringatan Tsunami Usai Gempa Kuat di Filipina
Internasional

Malaysia Keluarkan Peringatan Tsunami Usai Gempa Kuat di Filipina

8 June 2026
Next Post
Pemahaman dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M

Pemahaman dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H / 2026 M

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini