• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, March 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Rencana Wajib Militer Picu Aksi Mogok Sekolah Pelajar Jerman

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 March 2026
in Internasional
Rencana Wajib Militer Picu Aksi Mogok Sekolah Pelajar Jerman
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Aksi penolakan terhadap rencana kebijakan wajib militer kembali terjadi di Jerman. Ribuan pelajar dan anak muda turun ke jalan di berbagai kota pada Kamis (06/03) untuk menyuarakan keberatan mereka terhadap rencana pemerintah tersebut.

Di ibu kota Berlin, massa berkumpul di area Potsdamer Platz sebelum melanjutkan aksi dengan berjalan kaki menuju pusat kota.

Kepolisian memperkirakan sekitar 3.000 orang ikut serta dalam demonstrasi tersebut. Sementara itu, pihak penyelenggara menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 6.000 orang di Berlin dan sekitar 50.000 orang di lebih dari 130 kota di seluruh Jerman.

Shmuel Schatz (17), juru bicara Komite Mogok Sekolah, menegaskan dirinya tidak ingin dipaksa mempertaruhkan nyawa dalam konflik bersenjata. Ia menilai dalam situasi terburuk, generasi muda dapat dikirim ke medan perang demi kepentingan perusahaan industri pertahanan besar seperti Rheinmetall dan ThyssenKrupp.

Rencana kebijakan ini muncul setelah pemerintah Jerman pada Desember 2025 memperkenalkan rancangan undang-undang layanan militer baru. Dalam aturan tersebut, seluruh pria berusia 18 tahun akan menerima kuesioner terkait minat serta kesiapan mereka untuk bergabung dengan militer Jerman, Bundeswehr.

Pengisian formulir tersebut bersifat wajib bagi laki-laki, sementara perempuan dapat berpartisipasi secara sukarela.

Pemerintah menyatakan kemungkinan untuk memberlakukan kembali sistem wajib militer secara penuh apabila jumlah relawan yang bergabung tidak memenuhi target yang telah ditetapkan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah personel militer hingga sekitar 260.000 prajurit dari jumlah saat ini yang berkisar 180.000 orang. Selain itu, sekitar 200.000 personel cadangan juga direncanakan untuk memperkuat sistem pertahanan nasional.

Komisaris Parlemen untuk Angkatan Bersenjata dari Partai CDU, Henning Otte, bahkan menyampaikan keraguannya terhadap efektivitas sistem perekrutan yang hanya mengandalkan relawan.

Sementara itu, sejumlah organisasi perdamaian melaporkan meningkatnya minat masyarakat untuk mencari informasi mengenai penolakan wajib militer dengan alasan hati nurani. Konstitusi Jerman sendiri menjamin hak warga negara untuk menolak dinas militer serta menyediakan alternatif berupa layanan sipil.

Berdasarkan data Badan Federal Urusan Keluarga Jerman (BAFzA), permohonan penolakan wajib militer pada tahun 2025 mencapai 3.867 kasus. Jumlah tersebut meningkat sekitar 72 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jerman sebelumnya telah menerapkan sistem wajib militer selama beberapa dekade, namun kebijakan tersebut dihentikan pada tahun 2011. Meski demikian, aturan itu masih dapat diaktifkan kembali apabila parlemen menyatakan keadaan darurat nasional atau kebutuhan mendesak untuk pertahanan negara.

Untuk mengaktifkan kembali kebijakan tersebut, diperlukan dukungan dua pertiga suara di parlemen Jerman atau Bundestag.

Jika keadaan darurat ditetapkan, pria berusia antara 18 hingga 60 tahun secara teori dapat dipanggil untuk menjalani dinas militer.

Aksi pada Kamis ini merupakan mogok sekolah nasional kedua yang terjadi di Jerman. Pada Desember 2025 lalu, sekitar 55.000 orang juga melakukan aksi serupa di 90 kota untuk menyampaikan penolakan terhadap kebijakan tersebut.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: keberatanMetapos.idPelajarPemerintah JermanpenolakanPotsdamer Platzrencanawajib militer
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Mengarah ke Besuk Kobokan

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Mengarah ke Besuk Kobokan

by Taufik Hidayat
7 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Jawa Timur kembali meningkat setelah gunung tersebut mengalami erupsi pada Sabtu (7/3/2026)....

Anies Desak RI Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS–Israel ke Iran

Anies Desak RI Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS–Israel ke Iran

by Taufik Hidayat
7 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendorong pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi keikutsertaan dalam forum Board of Peace...

Kasus Skincare, Richard Lee Datangi Polda Metro untuk Jelaskan Legalitas Produk

Profil Richard Lee, Dokter dan Kreator Konten yang Kini Ditahan Polda Metro Jaya

by Desti Dwi Natasya
7 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Dokter sekaligus kreator konten Richard Lee menjadi sorotan publik setelah resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya. Penahanan...

Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Pelanggaran Kesehatan dan Konsumen

Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Pelanggaran Kesehatan dan Konsumen

by Desti Dwi Natasya
7 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap Richard Lee terkait dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen....

Next Post
Anies Desak RI Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS–Israel ke Iran

Anies Desak RI Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS–Israel ke Iran

Recommended.

Bos Bulog Budi Waseso Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Terjangkau

Bos Bulog Budi Waseso Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Terjangkau

18 November 2022
PT Asuransi Jiwa IFGPT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia

PT Asuransi Jiwa IFGPT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia

28 February 2025

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
“Hukum Tidur Seharian Saat Puasa: Sah atau Batal?”

“Hukum Tidur Seharian Saat Puasa: Sah atau Batal?”

19 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini