Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Iran Tutup Selat Hormuz, Ancam Kapal- Kapal Yang Melintas Kami Rudal

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 March 2026
in Internasional
Iran Tutup Selat Hormuz, Ancam Kapal- Kapal Yang Melintas Kami Rudal

Metapos.id, Jakarta – Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah pejabat senior Iran melontarkan peringatan keras terkait aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Iran mengisyaratkan kemungkinan penutupan jalur tersebut dan tindakan terhadap kapal-kapal yang melintas di perairan strategis itu.

Pernyataan tersebut datang dari perwakilan militer Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), yang menegaskan bahwa wilayah tersebut berada di bawah pengawasan ketat. Ia memperingatkan bahwa setiap kapal asing yang tetap beroperasi di area itu berpotensi menghadapi konsekuensi serius. Dalam keterangannya, ia juga menyinggung kepentingan Amerika Serikat terhadap sumber daya energi di kawasan Teluk.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Sebagai salah satu jalur utama distribusi energi dunia, Selat Hormuz memegang peran krusial dalam perdagangan minyak dan gas global. Ancaman terhadap akses di wilayah itu segera berdampak pada pasar internasional, termasuk kenaikan harga minyak.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk meningkatkan langkah militernya.

Presiden AS menyebut operasi yang dijalankan sebagai bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas dan merespons dinamika keamanan yang berkembang.

Ketegangan turut bertambah setelah fasilitas diplomatik AS di Riyadh, Arab Saudi, dilaporkan menjadi sasaran serangan drone.

Insiden tersebut menyebabkan kerusakan ringan tanpa korban jiwa, namun aparat keamanan langsung memperketat penjagaan di sejumlah titik penting.

Di sektor energi, beberapa fasilitas di Arab Saudi dan Qatar dilaporkan mengalami gangguan akibat serangan serupa. Meski kerusakan disebut terbatas dan api cepat dipadamkan, peristiwa itu memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.

Konflik juga menjalar ke wilayah Lebanon dan Israel. Kelompok Hizbullah dilaporkan menembakkan roket ke arah Israel, yang kemudian dibalas dengan serangan udara. Bentrokan tersebut menimbulkan korban serta memaksa warga di wilayah perbatasan mengungsi.

Selain itu, sejumlah rudal dilaporkan menghantam wilayah Israel dan mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur.

Rangkaian peristiwa ini menempatkan Timur Tengah dalam kondisi genting dengan potensi eskalasi yang lebih luas.

Negara-negara di kawasan Teluk menyerukan penahanan diri dari semua pihak. Namun hingga kini, aksi militer dan respons balasan masih terus berlangsung, memicu kekhawatiran global terhadap dampak keamanan maupun ekonomi yang lebih besar.

Tags: IranIRGCkonsekuensimelontarkanmemanasMetapos.idpenutupan jalurperingatan kerasSelat Hormuz
Previous Post

KPK Gelar Operasi Senyap di Pekalongan, Begini Kronologi Penangkapan Fadia Arafiq

Next Post

Update Harga BBM Maret 2026: Pertamax hingga Diesel Kompak Naik

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
Update Harga BBM Maret 2026: Pertamax hingga Diesel Kompak Naik

Update Harga BBM Maret 2026: Pertamax hingga Diesel Kompak Naik

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini