Sunday, June 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Dari Pedangdut ke Bupati, Ini Jejak Karier Fadia Arafiq yang Diamankan KPK

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
3 March 2026
in Nasional
Ditangkap KPK, Segini Rincian Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Versi LHKPN

Metapos.id, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Jawa Tengah setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Pekalongan pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut diamankan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa tim penyelidik mengamankan sejumlah pihak dalam kegiatan penindakan tersebut, termasuk kepala daerah. Selanjutnya, Fadia bersama pihak lain dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring.

BACA JUGA

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer

MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026

Dari Dunia Hiburan ke Pemerintahan

Sebelum dikenal sebagai kepala daerah, Fadia Arafiq lebih dulu dikenal publik sebagai penyanyi dangdut. Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Mei 1978 ini merupakan putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq.

Memiliki nama asli Laila Fathiah, ia sempat meramaikan industri musik dangdut pada awal 2000-an lewat lagu “Cik Cik Bum Bum”. Namanya cukup populer di kalangan penikmat musik dangdut Tanah Air. Ia juga merupakan kakak dari aktris Fairuz A Rafiq.

Dalam kehidupan pribadinya, Fadia menikah dengan penyanyi asal Malaysia, M. Ashraff Abu atau Ashraff Khan, yang dikenal melalui lagu “Sarmila” dan “Gembala Cinta”. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai enam anak.

Karier Politik yang Terus Menanjak

Perjalanan politik Fadia dimulai saat ia menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono. Setelah itu, ia aktif di berbagai organisasi politik dan kepemudaan.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021) serta Ketua KNPI Jawa Tengah pada periode yang sama.

Kariernya mencapai puncak ketika ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2021–2026. Kepercayaan publik berlanjut dengan keberhasilannya kembali memenangkan jabatan untuk periode 2025–2030.

Latar Belakang Pendidikan

Di luar dunia hiburan dan politik, Fadia dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang, kemudian melanjutkan S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang, dan meraih gelar doktor dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.

Gelar akademik tersebut menjadi bagian dari transformasinya dari artis menjadi pemimpin daerah dengan latar pendidikan manajerial.

Program dan Gaya Kepemimpinan

Selama memimpin Kabupaten Pekalongan, Fadia dikenal dengan pendekatan kerja cepat atau “tancap gas”. Ia langsung menjalankan berbagai program prioritas tanpa menunggu 100 hari kerja.

Beberapa program yang menonjol di antaranya perbaikan infrastruktur melalui program Dalan Alus Rejeki Mulus, gerakan Kudu Sekolah untuk memperluas akses pendidikan termasuk pembagian seragam gratis, layanan kesehatan gratis cukup menggunakan KTP, serta pemberdayaan ekonomi digital bagi generasi muda melalui pelatihan dan pemanfaatan platform e-commerce.

Memasuki periode keduanya, ia sempat menyampaikan komitmen untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menuntaskan proyek pembangunan yang belum rampung. Namun, proses hukum yang kini berjalan di KPK membuat arah kepemimpinannya sementara berada dalam ketidakpastian.

Tags: A RafiqFadia ArafiqFairuz A RafiqMetapos.idOTT KPK Pekalonganprofil Bupati Pekalongan
Previous Post

Ditangkap KPK, Segini Rincian Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Versi LHKPN

Next Post

KPK Gelar Operasi Senyap di Pekalongan, Begini Kronologi Penangkapan Fadia Arafiq

Related Posts

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer
Nasional

Andri Mulyono Jadi Vendor Motor Listrik BGN, Padahal Belum Memiliki Dealer

13 June 2026
MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026
Nasional

MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Partai Maksimal Dua Periode pada 2026

13 June 2026
Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar
Nasional

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

13 June 2026
Jadwal Acara Tahun Baru Islam 2026 di Masjid Istiqlal, Terbuka untuk Umum
Nasional

Jadwal Acara Tahun Baru Islam 2026 di Masjid Istiqlal, Terbuka untuk Umum

12 June 2026
Traveloka Hadirkan Promo Schooliday Sale untuk Liburan Keluarga Lebih Hemat
Nasional

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, Pengendara Diminta Hindari Sudirman-Thamrin

12 June 2026
Daftar Uang Pangkal Kedokteran di 10 PTN Tahun 2026, Cek Besarannya
Nasional

Daftar Uang Pangkal Kedokteran di 10 PTN Tahun 2026, Cek Besarannya

11 June 2026
Next Post
Ditangkap KPK, Segini Rincian Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Versi LHKPN

KPK Gelar Operasi Senyap di Pekalongan, Begini Kronologi Penangkapan Fadia Arafiq

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini