Sunday, April 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Dari Pedangdut ke Bupati, Ini Jejak Karier Fadia Arafiq yang Diamankan KPK

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
3 March 2026
in Nasional
Ditangkap KPK, Segini Rincian Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Versi LHKPN

Metapos.id, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Jawa Tengah setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Pekalongan pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut diamankan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa tim penyelidik mengamankan sejumlah pihak dalam kegiatan penindakan tersebut, termasuk kepala daerah. Selanjutnya, Fadia bersama pihak lain dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring.

BACA JUGA

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi

Survei: Mayoritas Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Dari Dunia Hiburan ke Pemerintahan

Sebelum dikenal sebagai kepala daerah, Fadia Arafiq lebih dulu dikenal publik sebagai penyanyi dangdut. Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Mei 1978 ini merupakan putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq.

Memiliki nama asli Laila Fathiah, ia sempat meramaikan industri musik dangdut pada awal 2000-an lewat lagu “Cik Cik Bum Bum”. Namanya cukup populer di kalangan penikmat musik dangdut Tanah Air. Ia juga merupakan kakak dari aktris Fairuz A Rafiq.

Dalam kehidupan pribadinya, Fadia menikah dengan penyanyi asal Malaysia, M. Ashraff Abu atau Ashraff Khan, yang dikenal melalui lagu “Sarmila” dan “Gembala Cinta”. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai enam anak.

Karier Politik yang Terus Menanjak

Perjalanan politik Fadia dimulai saat ia menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono. Setelah itu, ia aktif di berbagai organisasi politik dan kepemudaan.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021) serta Ketua KNPI Jawa Tengah pada periode yang sama.

Kariernya mencapai puncak ketika ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2021–2026. Kepercayaan publik berlanjut dengan keberhasilannya kembali memenangkan jabatan untuk periode 2025–2030.

Latar Belakang Pendidikan

Di luar dunia hiburan dan politik, Fadia dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang, kemudian melanjutkan S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang, dan meraih gelar doktor dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.

Gelar akademik tersebut menjadi bagian dari transformasinya dari artis menjadi pemimpin daerah dengan latar pendidikan manajerial.

Program dan Gaya Kepemimpinan

Selama memimpin Kabupaten Pekalongan, Fadia dikenal dengan pendekatan kerja cepat atau “tancap gas”. Ia langsung menjalankan berbagai program prioritas tanpa menunggu 100 hari kerja.

Beberapa program yang menonjol di antaranya perbaikan infrastruktur melalui program Dalan Alus Rejeki Mulus, gerakan Kudu Sekolah untuk memperluas akses pendidikan termasuk pembagian seragam gratis, layanan kesehatan gratis cukup menggunakan KTP, serta pemberdayaan ekonomi digital bagi generasi muda melalui pelatihan dan pemanfaatan platform e-commerce.

Memasuki periode keduanya, ia sempat menyampaikan komitmen untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menuntaskan proyek pembangunan yang belum rampung. Namun, proses hukum yang kini berjalan di KPK membuat arah kepemimpinannya sementara berada dalam ketidakpastian.

Tags: A RafiqFadia ArafiqFairuz A RafiqMetapos.idOTT KPK Pekalonganprofil Bupati Pekalongan
Previous Post

Ditangkap KPK, Segini Rincian Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Versi LHKPN

Next Post

KPK Gelar Operasi Senyap di Pekalongan, Begini Kronologi Penangkapan Fadia Arafiq

Related Posts

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi
Nasional

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi

18 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Nasional

Survei: Mayoritas Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis

17 April 2026
Basarnas: 8 Korban Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia
Nasional

Basarnas: 8 Korban Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia

17 April 2026
Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal, Simak Jadwal dan Nominalnya
Nasional

Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal, Simak Jadwal dan Nominalnya

17 April 2026
UI Ambil Tindakan, 16 Mahasiswa FH Dinonaktifkan Sementara
Nasional

UI Ambil Tindakan, 16 Mahasiswa FH Dinonaktifkan Sementara

16 April 2026
CPNS 2026 Segera Dibuka, Pemerintah Siapkan 160 Ribu Formasi
Nasional

Jadwal CPNS 2026 Belum Diumumkan, Pendaftaran Diprediksi Agustus

16 April 2026
Next Post
Ditangkap KPK, Segini Rincian Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Versi LHKPN

KPK Gelar Operasi Senyap di Pekalongan, Begini Kronologi Penangkapan Fadia Arafiq

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini