Sunday, May 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Tradisi Tahunan Mudik Lebaran: Pemerintah Tancap Gas Perbaiki Jalur Pantura

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
27 February 2026
in Nasional
Tradisi Tahunan Mudik Lebaran: Pemerintah Tancap Gas Perbaiki Jalur Pantura

Metapos.id, Jakarta – Menyongsong peningkatan arus mudik Lebaran 2026, pemerintah mempercepat program perbaikan jalan rusak di berbagai titik strategis nasional. Langkah ini ditempuh sebagai upaya menjamin keselamatan, kelancaran, serta kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Fokus utama perbaikan diarahkan pada jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) yang selama ini menjadi jalur utama pergerakan pemudik. Setiap musim mudik, Pantura selalu menjadi poros transportasi darat Pulau Jawa, sehingga kualitas infrastruktur di jalur ini menjadi faktor penentu kelancaran arus lalu lintas.

BACA JUGA

Denda Pajak Kendaraan Jakarta Dihapus Juni–Agustus 2026, Wajib Pajak Cukup Bayar Pokok

Heru Jejak Si Gundul Kena Semburan Bisa Ular Kobra, Sempat Alami Iritasi Parah pada Mata

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah menargetkan seluruh ruas prioritas jalur mudik, khususnya Pantura, sudah berada dalam kondisi optimal dan bebas lubang paling lambat sepuluh hari sebelum Hari Raya Idulfitri 2026. Target tersebut ditetapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang kerap terjadi saat puncak arus mudik.

Selain ruas jalan utama, perbaikan juga difokuskan pada titik-titik krusial dan simpul lalu lintas strategis, termasuk Jembatan Cilamaya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kawasan ini dikenal sebagai jalur penting perlintasan kendaraan berat, distribusi logistik, serta kendaraan pribadi lintas daerah.

Sejumlah ruas seperti Karawang, Cikampek, hingga Pamanukan turut menjadi prioritas karena tingginya aktivitas mobilitas masyarakat dan angkutan barang. Proses perbaikan dilakukan melalui metode scraping dan overlay, yakni pengelupasan lapisan aspal lama yang mengalami kerusakan, kemudian dilapisi kembali dengan material AC-WC PG 70 yang dirancang khusus untuk menahan beban lalu lintas tinggi dan kondisi cuaca ekstrem.

Tahapan pekerjaan dimulai dari pengangkatan lapisan aspal lama yang kualitasnya telah menurun, lalu dilanjutkan dengan pelapisan ulang guna menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata, kuat, dan aman bagi pengguna jalan.

Pemerintah juga memastikan proses perbaikan dilakukan secara cepat dan terukur agar tidak menimbulkan gangguan berarti terhadap arus lalu lintas, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal menjelang masa mudik.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh jalan berlubang di jalur nasional dan jalan tol wajib tertangani sebelum H-7 Lebaran. Ia menyebut perbaikan jalan sebagai agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari standar pelayanan infrastruktur mudik.

Tak hanya perbaikan fisik, Kementerian PU juga menyiagakan pos pengawasan infrastruktur sejak H-7 hingga H+7 Lebaran. Petugas lapangan akan melakukan pemantauan langsung di berbagai ruas jalan untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap layak dan aman dilalui selama periode mudik dan arus balik.

Langkah percepatan ini diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan, sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi jutaan pemudik yang menempuh perjalanan panjang selama musim Lebaran 2026.

Tags: Arus mudikDody HanggodoInfrastrukturjalan rusakKelancaranMenteri PUMetapos.idPanturaPerbaikanstrategis nasional
Previous Post

Ko Erwin Ditangkap di Tanjungbalai Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Next Post

Pemudik Lebaran 2026 Diminta Waspada, BMKG Deteksi Cuaca Ekstrem

Related Posts

Denda Pajak Kendaraan Jakarta Dihapus Juni–Agustus 2026, Wajib Pajak Cukup Bayar Pokok
Nasional

Denda Pajak Kendaraan Jakarta Dihapus Juni–Agustus 2026, Wajib Pajak Cukup Bayar Pokok

30 May 2026
Heru Jejak Si Gundul Kena Semburan Bisa Ular Kobra, Sempat Alami Iritasi Parah pada Mata
Nasional

Heru Jejak Si Gundul Kena Semburan Bisa Ular Kobra, Sempat Alami Iritasi Parah pada Mata

30 May 2026
PDIP Siapkan Evaluasi UU Pemilu dan Agenda Politik Menuju Pemilu 2029
Nasional

PDIP Siapkan Evaluasi UU Pemilu dan Agenda Politik Menuju Pemilu 2029

30 May 2026
Pria Berinisial I Ditemukan Tewas di Tol Jagorawi Jakarta Timur
Nasional

Pria Berinisial I Ditemukan Tewas di Tol Jagorawi Jakarta Timur

30 May 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Nasional

MBG Dinilai Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Emas 2045

29 May 2026
Hanania Travel Siapkan Reschedule Berbayar dan Refund Dua Tahun bagi Jemaah
Nasional

Hanania Travel Siapkan Reschedule Berbayar dan Refund Dua Tahun bagi Jemaah

29 May 2026
Next Post
Pemudik Lebaran 2026 Diminta Waspada, BMKG Deteksi Cuaca Ekstrem

Pemudik Lebaran 2026 Diminta Waspada, BMKG Deteksi Cuaca Ekstrem

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini