Saturday, August 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menhub Dorong WFA Saat Lebaran 2026 untuk Tekan Lonjakan Arus Mudik

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
17 February 2026
in Nasional
Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

Metapos.id, Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dukungannya terhadap penerapan Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Menurut Dudy, kebijakan ini dapat membantu mengurangi penumpukan kendaraan dan penumpang pada hari-hari tertentu, sehingga pengaturan lalu lintas maupun operasional transportasi bisa berjalan lebih optimal.

BACA JUGA

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

“Dengan berkurangnya kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan dapat lebih terkendali dan manajemen lalu lintas bisa dilakukan secara maksimal,” ujarnya, Selasa (16/2/2026).

Pemerintah telah menyepakati penerapan FWA pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 yang dirilis Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, kebijakan tersebut dinilai cukup efektif dalam meredam potensi lonjakan pergerakan di puncak arus mudik, khususnya pada H-5 dan H-3.

Dengan adanya fleksibilitas kerja, pergerakan masyarakat cenderung menyebar ke periode sebelum H-3 hingga H-5, yakni sekitar H-6 sampai H-8. Hal serupa juga terlihat pada arus balik, di mana potensi kepadatan pada H+4 hingga H+6 dapat ditekan karena sebagian masyarakat menyesuaikan jadwal kepulangan.

Distribusi perjalanan yang lebih merata ini membuat puncak kepadatan tidak lagi terpusat pada rentang H-8 sampai H+8, melainkan bergeser lebih awal atau lebih akhir dari periode tersebut.

Dudy menjelaskan, hasil survei memperkirakan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama Lebaran 2026. Sebagai perbandingan, pada 2025 potensi pergerakan tercatat 146 juta orang, dengan realisasi di lapangan mencapai 154 juta orang.

Ia mengingatkan bahwa meskipun survei tahun ini menunjukkan potensi penurunan sekitar 1,7 persen, pemerintah tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan realisasi seperti tahun sebelumnya.

“Kami memperkirakan dengan libur yang cukup panjang dan kebijakan FWA, periode pergerakan bisa berlangsung sekitar dua minggu. Jumlahnya berpotensi mendekati realisasi tahun lalu,” katanya.

Menhub juga mengajak masyarakat merencanakan perjalanan secara matang, memanfaatkan kebijakan WFA dengan bijak, serta memilih jadwal keberangkatan di luar periode puncak. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan publik menjadi faktor penting untuk menciptakan mudik yang aman dan nyaman.

Tags: arus mudik 2026Dudy PurwagandhiKementerian perhubunganMetapos.idWFA Lebaran 2026Work From Anywhere mudik
Previous Post

100 Gol Tercipta, Barcelona Tunjukkan Konsistensi Serangan Musim Ini

Next Post

Puasa di Kutub Utara, Ujian Ibadah di Wilayah Siang Tanpa Malam

Related Posts

Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan (Foto/Kemenhut)
Nasional

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

21 August 2026
OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik
Nasional

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

21 August 2026
Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap
Nasional

Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap

21 August 2026
BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026
Nasional

BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026

20 August 2026
BNN menyita 2,6 ton liquid methamphetamine dari kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania di perairan Bengkalis, Riau.
Nasional

Sabu Cair 2,6 Ton Disita BNN

20 August 2026
kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara
Nasional

kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara

20 August 2026
Next Post
Puasa di Kutub Utara, Ujian Ibadah di Wilayah Siang Tanpa Malam

Puasa di Kutub Utara, Ujian Ibadah di Wilayah Siang Tanpa Malam

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini