Wednesday, May 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menurunnya Angka Kemiskinan: Prestasi Nyata atau Sekadar Ilusi Statistik?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 February 2026
in Nasional
Menurunnya Angka Kemiskinan: Prestasi Nyata atau Sekadar Ilusi Statistik?

Metapos.id Jakarta – Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Indonesia turun menjadi 23,36 juta jiwa, berkurang sekitar 490 ribu orang dibanding Maret 2025. Secara persentase, tingkat kemiskinan nasional tercatat 8,25 persen, mengalami penurunan 0,22 basis poin.

Secara regional, tingkat kemiskinan masih lebih tinggi di wilayah perdesaan dengan angka 10,72 persen, sementara di kawasan perkotaan tercatat 6,60 persen. Penurunan ini secara kasat mata menunjukkan tren positif dan sering dipandang sebagai keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial pemerintah.

BACA JUGA

Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi 35 Persen Tapi Kemiskinan Naik

Dasco Bicara Soal Apresiasi Prabowo kepada PDIP

Namun, jika ditelaah lebih dalam, data tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: apakah penurunan ini benar-benar mencerminkan pengentasan kemiskinan secara nyata, atau sekadar perbaikan statistik semata.

Pengukuran kemiskinan nasional yang berbasis garis pengeluaran minimum dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kualitas hidup masyarakat secara utuh.

Perbandingan dengan standar global menunjukkan gambaran yang berbeda. World Bank dalam laporan Macro Poverty Outlook April 2025 mencatat bahwa lebih dari 60 persen penduduk Indonesia masih berada dalam kategori miskin berdasarkan standar internasional negara berpendapatan menengah atas.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa kemiskinan sangat bergantung pada definisi dan indikator yang digunakan.

Realitas di lapangan memperlihatkan bahwa banyak keluarga yang secara statistik telah keluar dari garis kemiskinan, tetapi masih hidup dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial. Akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, lingkungan hidup layak, serta peluang mobilitas sosial antargenerasi masih menjadi persoalan besar yang belum tersentuh sepenuhnya oleh pendekatan berbasis angka.

Kemiskinan tidak semata soal pendapatan, tetapi mencakup dimensi multidimensi seperti kualitas hidup, keamanan sosial, akses layanan publik, dan kesempatan masa depan. Ketika pengukuran hanya bertumpu pada batas pengeluaran minimum, maka risiko “kemiskinan tersembunyi” menjadi semakin besar.

Karena itu, penurunan angka kemiskinan perlu dipahami secara kritis. Keberhasilan statistik penting, tetapi tidak cukup.

Tantangan sesungguhnya adalah memastikan bahwa perbaikan data benar-benar sejalan dengan peningkatan kualitas hidup rakyat secara nyata dan berkelanjutan.

Tags: 22 basis poinBpskebijakan ekonomiMetapos.idpenduduk miskinpenurunan 0persentaseTurunWorld Bank
Previous Post

Aparat Israel Menahan Imam Masjid Al-Aqsa di Kompleks Al-Haram Al-Sharif

Next Post

Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

Related Posts

Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi 35 Persen Tapi Kemiskinan Naik
Nasional

Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi 35 Persen Tapi Kemiskinan Naik

20 May 2026
Dasco Bicara Soal Apresiasi Prabowo kepada PDIP
Nasional

Dasco Bicara Soal Apresiasi Prabowo kepada PDIP

20 May 2026
DPR RI Nilai Mecca Route Bantu Percepat Kedatangan Jemaah Haji
Nasional

DPR RI Nilai Mecca Route Bantu Percepat Kedatangan Jemaah Haji

20 May 2026
Prabowo Hadiri Sidang DPR untuk Paparkan Arah Ekonomi 2027
Nasional

Prabowo Hadiri Sidang DPR untuk Paparkan Arah Ekonomi 2027

20 May 2026
Ibas Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Hari Kebangkitan Nasional 2026
Nasional

Ibas Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Hari Kebangkitan Nasional 2026

20 May 2026
Yusril Sebut Pemerintah Kesulitan Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel
Nasional

Yusril Sebut Pemerintah Kesulitan Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

19 May 2026
Next Post
Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini