Saturday, August 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menurunnya Angka Kemiskinan: Prestasi Nyata atau Sekadar Ilusi Statistik?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 February 2026
in Nasional
Menurunnya Angka Kemiskinan: Prestasi Nyata atau Sekadar Ilusi Statistik?

Metapos.id Jakarta – Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Indonesia turun menjadi 23,36 juta jiwa, berkurang sekitar 490 ribu orang dibanding Maret 2025. Secara persentase, tingkat kemiskinan nasional tercatat 8,25 persen, mengalami penurunan 0,22 basis poin.

Secara regional, tingkat kemiskinan masih lebih tinggi di wilayah perdesaan dengan angka 10,72 persen, sementara di kawasan perkotaan tercatat 6,60 persen. Penurunan ini secara kasat mata menunjukkan tren positif dan sering dipandang sebagai keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial pemerintah.

BACA JUGA

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

Namun, jika ditelaah lebih dalam, data tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: apakah penurunan ini benar-benar mencerminkan pengentasan kemiskinan secara nyata, atau sekadar perbaikan statistik semata.

Pengukuran kemiskinan nasional yang berbasis garis pengeluaran minimum dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kualitas hidup masyarakat secara utuh.

Perbandingan dengan standar global menunjukkan gambaran yang berbeda. World Bank dalam laporan Macro Poverty Outlook April 2025 mencatat bahwa lebih dari 60 persen penduduk Indonesia masih berada dalam kategori miskin berdasarkan standar internasional negara berpendapatan menengah atas.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa kemiskinan sangat bergantung pada definisi dan indikator yang digunakan.

Realitas di lapangan memperlihatkan bahwa banyak keluarga yang secara statistik telah keluar dari garis kemiskinan, tetapi masih hidup dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial. Akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, lingkungan hidup layak, serta peluang mobilitas sosial antargenerasi masih menjadi persoalan besar yang belum tersentuh sepenuhnya oleh pendekatan berbasis angka.

Kemiskinan tidak semata soal pendapatan, tetapi mencakup dimensi multidimensi seperti kualitas hidup, keamanan sosial, akses layanan publik, dan kesempatan masa depan. Ketika pengukuran hanya bertumpu pada batas pengeluaran minimum, maka risiko “kemiskinan tersembunyi” menjadi semakin besar.

Karena itu, penurunan angka kemiskinan perlu dipahami secara kritis. Keberhasilan statistik penting, tetapi tidak cukup.

Tantangan sesungguhnya adalah memastikan bahwa perbaikan data benar-benar sejalan dengan peningkatan kualitas hidup rakyat secara nyata dan berkelanjutan.

Tags: 22 basis poinBpskebijakan ekonomiMetapos.idpenduduk miskinpenurunan 0persentaseTurunWorld Bank
Previous Post

Aparat Israel Menahan Imam Masjid Al-Aqsa di Kompleks Al-Haram Al-Sharif

Next Post

Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

Related Posts

Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan (Foto/Kemenhut)
Nasional

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

21 August 2026
OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik
Nasional

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

21 August 2026
Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap
Nasional

Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap

21 August 2026
BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026
Nasional

BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026

20 August 2026
BNN menyita 2,6 ton liquid methamphetamine dari kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania di perairan Bengkalis, Riau.
Nasional

Sabu Cair 2,6 Ton Disita BNN

20 August 2026
kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara
Nasional

kabut asap, karhutla Kalimantan, Malaysia, Sarawak, sekolah ditutup, kualitas udara

20 August 2026
Next Post
Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

Parkir Capai Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Diamankan Polisi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini