Metapos.id, Jakarta – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan. Skema pembagian akan disesuaikan, khususnya bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa siswa muslim tetap menerima bantuan makanan, namun dalam bentuk yang bisa dibawa pulang.
“Jadi nanti kalau makan bergizi di bulan suci Ramadan, bagi siswa yang beragama muslim disediakan makanan kering. Telur, roti, kurma, nanti dibawa pulang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyesuaian ini dilakukan agar para siswa tetap dapat memenuhi kebutuhan gizinya tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.
Sementara itu, siswa nonmuslim tetap menerima MBG seperti biasa. Untuk santri di pesantren, distribusi makanan akan diberikan pada waktu berbuka puasa, bukan pada siang hari.
Zulkifli menambahkan, program MBG bagi ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tidak mengalami perubahan selama Ramadan. “Jadi yang berubah hanya untuk siswa muslim, diberikan dalam bentuk makanan kering,” katanya.
Pemerintah juga memastikan kualitas dan nilai gizi makanan tetap terjaga meskipun ada penyesuaian jenis menu. Dengan langkah tersebut, diharapkan kebutuhan gizi anak-anak dan kelompok rentan tetap terpenuhi sepanjang bulan Ramadan.












