Saturday, June 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Masuk BI, Thomas Djiwandono Diharap Perkuat Kolaborasi Fiskal dan Moneter

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
10 February 2026
in Ekbis
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Metapos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia semakin kuat setelah Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 2026–2031.

Menurut Purbaya, hubungan yang sudah terjalin sebelumnya diharapkan dapat membuat komunikasi antarlembaga menjadi lebih mudah dan efektif ke depan.

BACA JUGA

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri

Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata

“Kan biasanya makan siang bareng, jadi komunikasinya bisa lebih gampang lagi,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran Thomas dapat berkontribusi dalam penguatan kebijakan Bank Indonesia agar lebih mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya menilai Thomas memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk mengemban jabatan tersebut.

“Dia sudah jago, mungkin malah lebih pintar dari saya. Jadi enggak perlu lagi dikasih wejangan,” kata Purbaya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara turut menyampaikan optimisme terhadap peningkatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai pengalaman Thomas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi Kemenkeu dan BI.

“Harapannya, setelah ini koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter semakin lengkap dan berjalan lebih lancar,” ujar Suahasil.

Tags: Bank IndonesiaBI KemenkeuDeputi Gubernur BIKementerian keuanganMetapos.idPurbaya Yudhi Sadewasinergi fiskal moneterThomas Djiwandono
Previous Post

Kerja Tanpa Pindah Aplikasi: Strategi Lark Tingkatkan Produktivitas Perusahaan Digital

Next Post

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

Related Posts

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri
Ekbis

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri

26 June 2026
Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata
Ekbis

Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata

26 June 2026
Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya
Ekbis

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya

26 June 2026
Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Ekbis

Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

25 June 2026
Buka Akses Kerja Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Program Vokasi
Ekbis

Buka Akses Kerja Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Program Vokasi

25 June 2026
Kemhan Gandeng Fincantieri, Dieselindo Dapat Transfer Teknologi Pertahanan
Ekbis

Kemhan Gandeng Fincantieri, Dieselindo Dapat Transfer Teknologi Pertahanan

24 June 2026
Next Post
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini