Saturday, September 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Masuk BI, Thomas Djiwandono Diharap Perkuat Kolaborasi Fiskal dan Moneter

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
10 February 2026
in Ekbis
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Metapos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia semakin kuat setelah Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 2026–2031.

Menurut Purbaya, hubungan yang sudah terjalin sebelumnya diharapkan dapat membuat komunikasi antarlembaga menjadi lebih mudah dan efektif ke depan.

BACA JUGA

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

“Kan biasanya makan siang bareng, jadi komunikasinya bisa lebih gampang lagi,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran Thomas dapat berkontribusi dalam penguatan kebijakan Bank Indonesia agar lebih mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya menilai Thomas memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk mengemban jabatan tersebut.

“Dia sudah jago, mungkin malah lebih pintar dari saya. Jadi enggak perlu lagi dikasih wejangan,” kata Purbaya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara turut menyampaikan optimisme terhadap peningkatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai pengalaman Thomas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi Kemenkeu dan BI.

“Harapannya, setelah ini koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter semakin lengkap dan berjalan lebih lancar,” ujar Suahasil.

Tags: Bank IndonesiaBI KemenkeuDeputi Gubernur BIKementerian keuanganMetapos.idPurbaya Yudhi Sadewasinergi fiskal moneterThomas Djiwandono
Previous Post

Kerja Tanpa Pindah Aplikasi: Strategi Lark Tingkatkan Produktivitas Perusahaan Digital

Next Post

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Next Post
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini