Tuesday, May 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Masuk BI, Thomas Djiwandono Diharap Perkuat Kolaborasi Fiskal dan Moneter

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
10 February 2026
in Ekbis
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Metapos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia semakin kuat setelah Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 2026–2031.

Menurut Purbaya, hubungan yang sudah terjalin sebelumnya diharapkan dapat membuat komunikasi antarlembaga menjadi lebih mudah dan efektif ke depan.

BACA JUGA

Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah

Konflik AS-Iran hingga MSCI Dinilai Tekan Nilai Tukar Rupiah

“Kan biasanya makan siang bareng, jadi komunikasinya bisa lebih gampang lagi,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran Thomas dapat berkontribusi dalam penguatan kebijakan Bank Indonesia agar lebih mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya menilai Thomas memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk mengemban jabatan tersebut.

“Dia sudah jago, mungkin malah lebih pintar dari saya. Jadi enggak perlu lagi dikasih wejangan,” kata Purbaya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara turut menyampaikan optimisme terhadap peningkatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai pengalaman Thomas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi Kemenkeu dan BI.

“Harapannya, setelah ini koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter semakin lengkap dan berjalan lebih lancar,” ujar Suahasil.

Tags: Bank IndonesiaBI KemenkeuDeputi Gubernur BIKementerian keuanganMetapos.idPurbaya Yudhi Sadewasinergi fiskal moneterThomas Djiwandono
Previous Post

Kerja Tanpa Pindah Aplikasi: Strategi Lark Tingkatkan Produktivitas Perusahaan Digital

Next Post

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

Related Posts

Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah
Ekbis

Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah

12 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Ekbis

Konflik AS-Iran hingga MSCI Dinilai Tekan Nilai Tukar Rupiah

12 May 2026
Sidang Chromebook Nadiem Dinilai Tunjukkan Perbedaan Cara Pandang soal Inovasi
Ekbis

Prudential Syariah Kokoh Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah Nasional

12 May 2026
Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop
Ekbis

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

11 May 2026
Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter
Ekbis

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

10 May 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi
Ekbis

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

10 May 2026
Next Post
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini