Tuesday, August 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Masuk BI, Thomas Djiwandono Diharap Perkuat Kolaborasi Fiskal dan Moneter

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
10 February 2026
in Ekbis
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Metapos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia semakin kuat setelah Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 2026–2031.

Menurut Purbaya, hubungan yang sudah terjalin sebelumnya diharapkan dapat membuat komunikasi antarlembaga menjadi lebih mudah dan efektif ke depan.

BACA JUGA

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Posisi Deputi Senior Segera Diisi

Kemnaker Siapkan Nomenklatur Baru, Pemulung Akan Disebut Pemilah Sampah

“Kan biasanya makan siang bareng, jadi komunikasinya bisa lebih gampang lagi,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran Thomas dapat berkontribusi dalam penguatan kebijakan Bank Indonesia agar lebih mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya menilai Thomas memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk mengemban jabatan tersebut.

“Dia sudah jago, mungkin malah lebih pintar dari saya. Jadi enggak perlu lagi dikasih wejangan,” kata Purbaya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara turut menyampaikan optimisme terhadap peningkatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai pengalaman Thomas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi Kemenkeu dan BI.

“Harapannya, setelah ini koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter semakin lengkap dan berjalan lebih lancar,” ujar Suahasil.

Tags: Bank IndonesiaBI KemenkeuDeputi Gubernur BIKementerian keuanganMetapos.idPurbaya Yudhi Sadewasinergi fiskal moneterThomas Djiwandono
Previous Post

Kerja Tanpa Pindah Aplikasi: Strategi Lark Tingkatkan Produktivitas Perusahaan Digital

Next Post

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

Related Posts

Destry Damayanti calon Gubernur BI (Foto: Bank Indonesia)
Ekbis

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Posisi Deputi Senior Segera Diisi

11 August 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Ekbis

Kemnaker Siapkan Nomenklatur Baru, Pemulung Akan Disebut Pemilah Sampah

10 August 2026
pesawat raksasa Emirates di Indonesia
Ekbis

Emirates Datangkan Pesawat Raksasa ke Indonesia, Pertamina Siapkan Pasokan Avtur

10 August 2026
Bank Negara Indonesia (BNI)
Ekbis

BNI Perkuat Fundamental Bisnis di Bawah Danantara, Kredit Tembus Rp968,5 Triliun

10 August 2026
Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing
Ekbis

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing

9 August 2026
PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok
Ekbis

PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok

8 August 2026
Next Post
Situasi Memanas, Washington Minta Kapal AS Menjauh dari Laut Iran

Swasembada Bawang Putih Dikebut, Amran Yakin Impor Bisa Dihentikan Maksimal 5 Tahun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini