Metapos.id, Jakarta – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan dukungannya kepada komika Pandji Pragiwaksono agar tetap berkarya serta menyuarakan gagasan yang memberi manfaat bagi publik.
Gibran menilai kebebasan berekspresi merupakan hak setiap warga negara dalam sistem demokrasi, termasuk bagi pelaku seni. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebebasan tersebut perlu dijalankan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati norma sosial, nilai budaya, dan ajaran agama yang berlaku di masyarakat.
“Pemerintah mendukung generasi muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono, untuk terus berkarya dan menyampaikan masukan yang bersifat membangun bagi bangsa, dengan tetap menjunjung nilai-nilai lokal, budaya, dan agama,” kata Gibran dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Menurut Gibran, ruang untuk menyampaikan pendapat dan kritik adalah bagian penting dari demokrasi. Ia berpandangan bahwa kritik yang disampaikan melalui karya seni, termasuk komedi, dapat menjadi sarana refleksi sosial selama dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.
Nama Pandji Pragiwaksono belakangan menjadi perhatian publik menyusul pertunjukan stand-up comedy bertajuk Mens Rea yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Agustus 2025, dan kemudian ditayangkan di platform Netflix pada Desember 2025. Sejumlah pihak menilai sebagian materi dalam pertunjukan tersebut menyinggung isu agama dan budaya, hingga berujung pada pelaporan ke aparat penegak hukum.
Tak hanya itu, Pandji juga kembali disorot terkait materi lawak lama yang menyinggung tradisi pemakaman Rambu Solo di Toraja.
Atas hal tersebut, Pandji telah menyampaikan permohonan maaf dan mengakui bahwa materi tersebut dibuat tanpa pemahaman yang utuh terhadap nilai dan makna budaya masyarakat setempat.
Di tengah polemik yang muncul, Gibran menekankan pentingnya membuka ruang dialog serta membangun sikap saling memahami dalam menyikapi perbedaan pandangan di ruang publik.












