Friday, September 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Penganiayaan Nenek Saudah, DPR Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
2 February 2026
in Nasional
Penganiayaan Nenek Saudah, DPR Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar

Metapos.id, Jakarta — Komisi XIII DPR RI mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti secara serius dugaan keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Dorongan tersebut mencuat menyusul kasus penganiayaan yang dialami Nenek Saudah, warga yang menolak aktivitas penambangan tanpa izin di lahan miliknya.

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyampaikan sikap tersebut seusai rapat bersama Kementerian HAM, Komnas HAM, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada Senin (2/2/2026). Ia menekankan bahwa praktik pertambangan ilegal harus ditangani secara tegas sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

BACA JUGA

Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan PAD Kabupaten Dairi

Penggeledahan ATR/BPN Rampung, KPK Amankan Sejumlah Barang Bukti

Komisi XIII DPR RI juga meminta aparat penegak hukum mengusut dan menindak seluruh pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana maupun pelanggaran hak asasi manusia terhadap korban. Penanganan perkara diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh dengan berpedoman pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selain aspek penegakan hukum, DPR menilai perlunya keterlibatan aktif sejumlah lembaga negara untuk mengawal perlindungan serta pemulihan korban.

Kementerian HAM, LPSK, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan didorong untuk bersinergi guna memastikan keamanan saksi serta pemulihan hak-hak korban secara komprehensif.

DPR juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas komisi agar penyelesaian kasus tidak berjalan secara parsial. Pengawasan berkelanjutan akan dilakukan untuk memastikan negara hadir dan bertanggung jawab dalam menjamin perlindungan hak asasi setiap warga negara.

Sebelumnya, Nenek Saudah dilaporkan menjadi korban penganiayaan pada Kamis (1/1/2026) usai menolak aktivitas tambang emas ilegal di Jorong Lubuak Aro, Nagari Padang Matinggi Utara, Kecamatan Rao. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan medis intensif.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Sumatera Barat telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial IS (26) yang diketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.

Namun, pihak kepolisian menyatakan peristiwa tersebut sementara ini diduga berkaitan dengan konflik tanah kaum, bukan semata-mata terkait aktivitas pertambangan ilegal.

Tags: aparatHAMHukumKomisi XIII DPR RILPSKMetapos.idNenek saudahPasamantambang emasWilly Aditya
Previous Post

Guru Honorer Sampaikan Keluhan Pendataan Dapodik dalam Rapat DPR

Next Post

Tim SAR Evakuasi 80 Jenazah Korban Longsor Cisarua

Related Posts

Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan PAD Kabupaten Dairi
Nasional

Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan PAD Kabupaten Dairi

17 September 2026
Penggeledahan ATR/BPN Rampung, KPK Amankan Sejumlah Barang Bukti
Nasional

Penggeledahan ATR/BPN Rampung, KPK Amankan Sejumlah Barang Bukti

17 September 2026
KPK Ungkap Aset Eks Pejabat Haji Senilai Rp6,5 Miliar
Nasional

KPK Ungkap Aset Eks Pejabat Haji Senilai Rp6,5 Miliar

17 September 2026
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Resmi Ditutup
Nasional

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Resmi Ditutup

17 September 2026
LPDP Jakarta Siapkan Beasiswa S2-S3 untuk 75 Orang
Nasional

LPDP Jakarta Siapkan Beasiswa S2-S3 untuk 75 Orang

17 September 2026
BNPB Catat 94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia
Nasional

BNPB Catat 94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia

17 September 2026
Next Post
Tim SAR Evakuasi 80 Jenazah Korban Longsor Cisarua

Tim SAR Evakuasi 80 Jenazah Korban Longsor Cisarua

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini