Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Netanyahu Sebut Israel Setujui Perjanjian Ekspor Gas Bernilai Rp585 Triliun ke Mesir

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
19 December 2025
in Internasional

Metapos.id, Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa pemerintah Israel telah memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama ekspor gas alam dengan Mesir yang nilainya diperkirakan mencapai USD35 miliar atau sekitar Rp585 triliun. Menurut Netanyahu, perjanjian ini menjadi yang terbesar yang pernah dicapai Israel dari sisi nilai kontrak maupun volume ekspor energi.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dan dikutip oleh media Israel, Channel 14. Ia menilai kesepakatan ekspor gas tersebut sebagai langkah strategis yang memperkuat posisi ekonomi dan geopolitik Israel di kawasan. Gas alam yang akan dipasok ke Mesir sebagian besar berasal dari ladang gas Leviathan, salah satu aset energi utama Israel di Laut Mediterania.

BACA JUGA

Dua WNA Terjatuh di KLIA2, Satu Tewas dan Satu Luka

Britney Spears Hadapi Tuduhan Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol dan Obat-obatan

Rencana ekspor ini menunjukkan perubahan dinamika energi regional. Dalam beberapa tahun terakhir, Mesir sempat berada dalam posisi relatif mandiri dalam pasokan gas alam dan bahkan melakukan ekspor ke luar negeri. Namun melalui kesepakatan ini, Mesir kembali menjadi tujuan utama ekspor gas dari Israel untuk jangka panjang.

Meski pengumuman telah disampaikan oleh pihak Israel, otoritas Mesir hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait kesepakatan tersebut. Rincian penting seperti harga gas, volume pasokan, masa berlaku kontrak, serta mekanisme distribusi belum dipublikasikan kepada publik.

Belum adanya pernyataan resmi dari pemerintah Mesir memunculkan berbagai analisis di kalangan pengamat ekonomi dan media kawasan. Sejumlah analis menilai kehati-hatian Kairo tidak terlepas dari sensitivitas isu impor gas dari Israel di dalam negeri, yang kerap dikaitkan dengan perdebatan mengenai keamanan energi dan kepentingan ekonomi nasional.

Tags: Benjamin NetanyahuEkonomiekspor gas alamGeopolitikMesirMetapos.id
Previous Post

KPK Gelar OTT di Kabupaten Bekasi, 10 Orang Diamankan, Perkara Masih Didalami

Next Post

Kesiapan Jaringan Andal Indosat Jelang Nataru

Related Posts

Dua WNA Terjatuh di KLIA2, Satu Tewas dan Satu Luka
Internasional

Dua WNA Terjatuh di KLIA2, Satu Tewas dan Satu Luka

2 May 2026
Britney Spears Hadapi Tuduhan Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol dan Obat-obatan
Internasional

Britney Spears Hadapi Tuduhan Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol dan Obat-obatan

1 May 2026
Infantino Jawab Keluhan Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Melonjak
Internasional

Infantino Jawab Keluhan Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Melonjak

1 May 2026
Kisah Pilu di Odisha, Pria Bawa Kerangka Kakak ke Bank
Internasional

Kisah Pilu di Odisha, Pria Bawa Kerangka Kakak ke Bank

29 April 2026
Xavi Simons Cedera ACL, Tottenham Kehilangan hingga Akhir Musim
Internasional

Kunjungan ke Pakistan, Iran Ajukan Syarat Penghentian Konflik ke AS

28 April 2026
Insiden Gedung : Jaksa AS Ungkap Target Pelaku Penembakan
Internasional

Insiden Gedung : Jaksa AS Ungkap Target Pelaku Penembakan

26 April 2026
Next Post
Kesiapan Jaringan Andal Indosat Jelang Nataru

Kesiapan Jaringan Andal Indosat Jelang Nataru

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini