Thursday, October 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bahas Tambang Ilegal, Prabowo Adakan Rapat Terbatas di Hambalang

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
24 November 2025
in Nasional
Bahas Tambang Ilegal, Prabowo Adakan Rapat Terbatas di Hambalang

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (23/11/2025).

Rapat yang berlangsung sejak siang hingga malam di hari libur tersebut membahas berbagai agenda strategis terkait sektor kehutanan dan pertambangan.

BACA JUGA

Kecelakaan Kapal Virgo Transport, 3 Tersangka Baru Ditetapkan Polisi

PDIP Tegur KPU Usai Putusan MK: Komisioner Jangan Maju Lagi

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pembahasan utama dalam ratas meliputi evaluasi kinerja serta langkah lanjutan Satgas Penertiban Kawasan Hutan, penataan kawasan pertambangan, hingga aspek hukum atas berbagai pelanggaran dan aktivitas ilegal yang terjadi di kedua sektor itu.

Teddy juga menyebutkan bahwa pertemuan turut membahas penanganan wilayah-wilayah ilegal yang selama ini sulit dijangkau aparat. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen penuh menjalankan amanat konstitusi.

“Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk melaksanakan Pasal 33 UUD 1945, bahwa ‘Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat’,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Sejumlah pejabat hadir dalam ratas tersebut, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia; Menteri Hukum Supratman Andi Agtas; Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Turut hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, serta Ketua PPATK Ivan Yustiavandana.

Tags: HambalangMenteriMetapos.idPertambanganPrabowo Subiantoratas
Previous Post

Braze Perluas Investasi di Indonesia Lewat Teknologi Customer Engagement Berbasis AI

Next Post

BTN Digital Store Hadir di Universitas Negeri Surabaya

Related Posts

Kecelakaan Kapal Virgo Transport, 3 Tersangka Baru Ditetapkan Polisi
Nasional

Kecelakaan Kapal Virgo Transport, 3 Tersangka Baru Ditetapkan Polisi

8 October 2026
PDIP Tegur KPU Usai Putusan MK: Komisioner Jangan Maju Lagi
Nasional

PDIP Tegur KPU Usai Putusan MK: Komisioner Jangan Maju Lagi

8 October 2026
Panggilan KPK Tak Dipenuhi, Ketua KPK Kritik Nusron
Nasional

Panggilan KPK Tak Dipenuhi, Ketua KPK Kritik Nusron

8 October 2026
Prabowo Beri Pesan ke 800 Jenderal: Utamakan Rakyat dan Cepat Bertindak
Nasional

Prabowo Beri Pesan ke 800 Jenderal: Utamakan Rakyat dan Cepat Bertindak

8 October 2026
Golkar: Putusan MK soal Gibran, Langkah Politik Tunggu Ketum Parpol
Nasional

Golkar: Putusan MK soal Gibran, Langkah Politik Tunggu Ketum Parpol

8 October 2026
Denny Indrayana Buka Rencana Temui Ketum Parpol soal Ijazah Gibran
Nasional

Denny Indrayana Buka Rencana Temui Ketum Parpol soal Ijazah Gibran

8 October 2026
Next Post
BTN Digital Store Hadir di Universitas Negeri Surabaya

BTN Digital Store Hadir di Universitas Negeri Surabaya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini