Sunday, May 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ekonomi Global Melambat, Menkeu Sri Mulyani: Pemerintah Perkuat Pertahanan Ekonomi RI

Afizahri by Afizahri
25 April 2025
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Jakarta, Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait penurunan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Adapun Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat untuk tahun 2025 menjadi 2,8 persen, atau turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,3 persen.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

Sri Mulyani menyampaikan bahwa penurunan proyeksi ekonomi disebabkan oleh dampak langsung dari eskalasi perang tarif.

“Jadi kenaikan tarif oleh Amerika Serikat yang menimbulkan retaliasi atau kemudian penurunan aktivitas dari perdagangan antar negara dan itu merupakan dampak langsung,” ujarnya dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Kamis, 24 April.

Selain itu, Sri Mulyani menyampaikan kebijakan tarif resiprokal oleh AS juga menimbulkan dampak tidak langsung yaitu berupa disrupsi rantai pasok, meningkatnya ketidakpastian dalam perdagangan dan investasi, serta memburuknya sentimen pelaku usaha terhadap prospek ekonomi global.

Sri Mulyani menjelaskan, dalam World Economic Outlook (WEO) edisi April 2025 menunjukkan koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.

Misalnya, pertumbuhan ekonomi Thailand dikoreksi turun sebesar 1,1 persen, Vietnam 0,9 persen, Filipina 0,6 persen, dan Meksiko 1,7 persen. Indonesia juga mengalami koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2025 menjadi 4,7 persen, turun 0,4 persen dari proyeksi sebelumnya.

Meski demikian, Sri Mulyani menjelaskan, koreksi terhadap Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara-negara lain yang memiliki eksposur perdagangan internasional dan hubungan ekonomi dengan AS yang lebih besar.

“Pemburukan dampak dari perang tarif semakin dirasakan dengan langkah Tiongkok yang mengumumkan retaliasi meskipun lebih banyak negara-negara yang merespon kebijakan tarif resiprokal AS melalui jalur diplomasi atau negosiasi,” tuturnya.

Sri Mulyani menyampaikan ketegangan ini memperburuk hubungan dagang antara AS dan Tiongkok di mana telah menaikkan tarif hingga lebih dari 100 persen, yang berisiko memicu kenaikan inflasi dan penurunan pertumbuhan ekonomi, khususnya di AS.

“Perkembangan selanjutnya Pemerintah AS, Presiden Donald Trump menunda pemberlakuan tarif resiprokal selama 90 hari untuk negara-negara yang tidak melakukan retaliasi namun terhadap negara-negara tersebut tarif dasar yang sifatnya universal yaitu 10 persen tetap diberlakukan,” ucapnya.

Adapun di tengah ketegangan tersebut, ekonomi Tiongkok masih menunjukkan pertumbuhan yang solid pada kuartal I 2025, bahkan melampaui ekspektasi sebagian besar ekonom.

Namun, ke depan, pertumbuhan tersebut diperkirakan akan terdampak akibat meningkatnya tensi perdagangan.

Menghadapi dinamika ini, Sri Mulyani menyampaikan Indonesia akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan perekonomian global.

Selain itu, ia menyampaikan pemerintah akan aktif melakukan mitigasi awal melalui negosiasi dan komunikasi dengan Pemerintah AS, serta melanjutkan deregulasi sesuai arahan Presiden Prabowo, termasuk menghapus hambatan non-tarif antar kementerian dan lembaga.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah juga akan terus memperkuat permintaan domestik (domestic demand) melalui kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi dan sejalan.

“Dengan selaras Indonesia diperkirakan dapat mengendalikan dampak negatif ketidakpastian global dan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan serta memelihara momentum pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Tags: MenkeuMetapos.idPertahanan ekonomiSri Mulyani
Previous Post

Prudential Indonesia dan Prudential Syariah Meluncurkan PRUSehat,Asuransi Kesehatan yang #BeneranPas Manfaatnya dan Sesuai Budget Anak Muda Masa Kini

Next Post

Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat untuk Haji 2025

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Garuda Indonesia Berhasil Uji Terbang Pakai Avtur dari Campuran Minyak Sawit

Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat untuk Haji 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini