Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 August 2024
in Ekbis
Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Jakarta , Metapos.id – Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara Indonesia (Aspebindo) mengharapkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menjabat Menteri Investasi, memaksimalkan potensi dalam negeri dengan percepatan investasi dan pengembangan teknologi di sektor hulu migas.

Investasi dan teknologi hulu migas itu penting untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi agar sesuai target di APBN 2024 dan RAPBN 2025.

BACA JUGA

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

“Caranya, memaksimalkan potensi di Indonesia dengan percepatan investasi dan pengembangan teknologi di sektor hulu. Menteri Bahlil paham soal itu, apalagi sebelumnya menjadi Menteri Investasi,” ujar Wakil Ketua Umum Aspebindo Fathul Nugroho, Rabu, 21 Agustus.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM untuk menggantikan Arifin Tasrif pada Senin, 19 Agustus.

Saat serah terima jabatan Menteri ESDM, Bahlil menegaskan akan fokus meningkatkan lifting minyak dan gas bumi pada sisa masa kerja yang tinggal dua bulan atau hingga Oktober 2024.

Peningkatan lifting minyak adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sebagaimana data RUU APBN 2025 yang disampaikan pemerintah dalam sidang paripurna DPR pada 16 Agustus 2024, lifting minyak ditargetkan mencapai 600 ribu barel per hari dan gas bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari pada tahun depan.

Sementara, dalam APBN 2024, pemerintah menargetkan lifting migas 635 ribu barel per hari dan lifting gas bumi sebesar 1,33 juta setara minyak per hari.

Menurut Fathu, Bahlil dapat mengerek lifting minyak dan gas bumi, dengan penyesuaian regulasi atau percepatan investasi di sektor hulu untuk mengerek produksi minyak mentah dalam negeri.

“Pengalaman Bahlil sebagai pengusaha dan pemerintahan membuat semuanya akan menjadi mudah. Terlebih, beliau memang orang lapangan, sehingga akan terus memantau secara teknis,” katanya.

Ia menyebut pemerintah bisa mencontoh cara negara lain yang demografinya serupa Indonesia seperti Brasil. Lifting minyak di Negeri Samba itu mencapai tiga juta barel per hari.

Selain soal minyak dan gas (migas), Fathul juga mendorong Bahlil dapat menggalakkan hilirisasi lebih lanjut di sektor mineral dan batu bara (minerba).

“Terlebih, Bahlil juga sudah sowan ke Presiden terpilih Prabowo Subianto, sehingga saya yakin betul bahwa program hilirisasi akan lebih menggeliat lagi dari sebelumnya,” katanya.

Di sisi lain, Kementerian ESDM bersama dengan PT PLN juga memiliki tantangan dalam mengelola kelebihan pasokan listrik imbas dari program 35 ribu megawatt (MW). Kelebihan itu dapat dimanfaatkan untuk menggencarkan hilirisasi.

“Kelebihan tersebut perlu dilihat bukan sebagai beban. Justru menjadi peluang bagus untuk mendukung kebijakan hilirisasi. Pemerintah dan PLN secara strategis dapat memanfaatkan kapasitas berlebih ini untuk mendorong pengembangan industri di wilayah-wilayah kunci. Kebijakan preferential tariff dan harga dinamis (dynamic pricing) bagi pengguna industri di zona KEK bisa membuat harga listrik lebih efisien,” kata Fathul yang juga Direktur Eksekutif Institute for Policy, Energy, and Economics (Inspec).

Tags: AspebindoBahlilMenteri esdmMetapos.id
Previous Post

BI Utamakan Penguatan Rupiah di Kuartal IV 2024

Next Post

Mendag Zulhas Minta Jajarannya Telusuri Asal Pakaian Murah yang Dijual di Pasaran

Related Posts

Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
Next Post
Mendag Zulhas Perintahkan Jajarannya untuk Hadirkan Minyakita di Balikpapan

Mendag Zulhas Minta Jajarannya Telusuri Asal Pakaian Murah yang Dijual di Pasaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini