Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Gubernur BI Perry Warjiyo Ungkap Faktor yang Dapat Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Afizahri by Afizahri
9 May 2024
in Ekbis
Gubernur BI Bula-bukaan soal Rencana Rupiah Digital

Jakarta , Metapos.id – Bank Indonesia (BI) menyampaikan terdapat beberapa faktor yang akan mendukung penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, ada beberapa faktor yang akan mendukung penguatan nilai tukar rupiah yaitu yang pertama imbal hasil yield differential.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Kedua, lanjut Perry, premi risiko yang turun.

“Permi risiko yang turun terlihat dari Credit Default Swap (CDS) kredit 5 tahun per 7 Mei 2024 turun menjadi 69,9 sebelumnya diatas 70 indeksnya. CDS yang turun menunjukan premi risiko yang turun,” jelasnya dalam media briefing perkembangan ekonomi terkini, Rabu, 8 Mei.

Perry menyampaikan faktor ketiga yang akan menguatkan nilai tukar rupiah yaitu prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik dan faktor yang terakhir yaitu dari upaya Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Faktor tersebut akan mendukung penguatan nilai tukar rupiah, dan mestinya nilai tukar diupayakan turun dibawah Rp16.000,” ucapnya.

Lebih lanjut, Perry juga menyampaikan faktor lainnya yang akan mendorong rupiah dibawah Rp16.000 per dolar AS yaitu kembalinya masuk aliran modal asing ke pasar domestik.

Adapun aliran modal asing yang kembali masuk atau capital inflow pada keuangan domestik hingga pekan kedua Mei 2024 sebesar Rp22,84 triliun.

Perry menyampaikan, terdapat aliran modal asing yang kembali masuk ke dalam negeri setelah suku bunga acuan atau BI-Rate naik pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2024 lalu.

Menurut Perry, masuknya aliran modal asing tersebut juga membuktikana pasar investor dalam negeri dan luar negeri menyambut positif dengan keputusan kenaikan BI-Rate dan kenaikan SRBI.

“Ini menunjukkan bahwa keputusan kita menaikan BI-Rate dan suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) meningkatkan confident pasar sehingga menarik aliran modal portofolio,” ucapnya dalam media briefing perkembangan ekonomi terkini, Rabu 8 Mei.

Dia memerinci, aliran modal asing yang masuk di SRBI hingga minggu kedua bulan Mei 2024 mencapai Rp19,77 triliun, terdiri dari minggu pertama sebesar Rp16,19 triliun dan pada pekan kedua Mei 2024 Rp3,58 triliun.

Selanjutnya aliran masuk juga terjadi pada pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8,1 triliun dengan rincian pada pekan pertama Mei 2024 sebesar Rp5,74 triliun dan Rp2,36 triliun pada pekan kedua Mei 2024.

Perry menyampaikan terdapat aliran modal asing yang keluar atau capital outflow pada saham.

“Kalau saham minggu pertama dan kedua masih terjadi outflow Rp 5,03 triliun, sehingga total portfolio inflow minggu pertama dan kedua Mei 2024 jumlahnya Rp 22,84 triliun,” jelasnya.

Namun, Perry meyakini, kondisi saham kedepan akan lebih baik, berkaitan dengan prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang lebih moderat ke depannya.

Selain itu, Perry menyampaikan aliran modal asing portfolio akan ditentukan oleh tiga hal pada cover interest rate parity (CIRP) yaitu yield differential, risk premium (premi risiko), dan prospek ekonomi.

“Dengan menaikkan BI-Rate dan SRBI, yield differential kita menjadi lebih menarik, dan itu mendorong aliran modal asing masuk,” ujar Perry.

Tags: Bank IndonesiaGubernur bank IndonesiaMetapos.id
Previous Post

Proyek Gasifikasi Batu Bara Berjalan Lambat, Bos PTBA Buka Suara

Next Post

Garuda Indonesia akan Terbangkan 109.072 Calon Jemaah Haji 2024

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Garuda Indonesia Berhasil Uji Terbang Pakai Avtur dari Campuran Minyak Sawit

Garuda Indonesia akan Terbangkan 109.072 Calon Jemaah Haji 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini