Thursday, August 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Proyek Gasifikasi Batu Bara Berjalan Lambat, Bos PTBA Buka Suara

metaposmedia by metaposmedia
9 May 2024
in Ekbis
Produksi Batu Bara RI Capai 775 Juta Ton di Tahun 2023

Jakarta ,Metapos.id – Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arsal Ismail buka suara terkait perkembangan proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) yang sempat terkatung-katung.

Dikatakan Arsal pihaknya masih berproses dengan beberapa investor serta melakukan berbagai kajian dengan penuh kehati-hatian. Menurutnya, dalam melakukan investasi perlu meninjau sisi keekonomian proyek agar dapat berjalan sesuai dengan rencana.

BACA JUGA

Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Nasional

“Untuk melalukan investasi itu kita juga harus melihat dari sisi keekonomiannya karena jangan sampai sisi keekonomiannya menganggu keuangan dari PTBA,” ujar Arsal kepada awak media, Rabu, 8 Mei.

Arsal mengatakan pihaknya tetap berkomitmen mendukung program pemerintah untuk hilirisasi batu bara serta memastikan pihaknya memiliki sumber daya yang cukup

“Cuman tekonologi untuk memproses batu bara menjadi hilirisasi kita sedang lakukan kajian,” sambung Arsal.

Sejatinya proyek ini sudah berjalan namun tersendat karena perusahaan Amerika Air Product hengkang dan memilih berinvestasi pada industri hijau.

Terkait pengganti Air Product, Arsal memastikan pihaknya masih melakukan penjajakan dengan perusahaan asal China.

“Dengan China ya masih berproses,” ujarnya singkat.

Sebelumnya Arsal menyebut perusahaan asal China, East China Engineering Science and Technology Co Ltd (ECEC) berpotensi menggantikan Air Product.

“Research and Development masih kami lakukan. Dari kolaborasi dan penelitian kami harap ada inovasi skala keekonomian sehingga hilirisasi bisa dijalankan dengan dukungan kuat dari pemerintah,” pungkas Arsal.

Tags: Batu baraMetapos.idPTBA
Previous Post

Zia Penyanyi Pendatang Baru

Next Post

Gubernur BI Perry Warjiyo Ungkap Faktor yang Dapat Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Related Posts

purbaya
Ekbis

Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

5 August 2026
Halal Indo 2026
Ekbis

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Nasional

5 August 2026
Malaysia
Ekbis

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

4 August 2026
Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University
Ekbis

Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University

4 August 2026
price discovery JFX
Ekbis

Dirut JFX Soroti Pentingnya Price Discovery untuk Perkuat Harga Referensi Komoditas

4 August 2026
JFX
Ekbis

JFX Perkuat Kepercayaan Pasar Lewat Infrastruktur Perdagangan Berjangka Modern

4 August 2026
Next Post
Gubernur BI Bula-bukaan soal Rencana Rupiah Digital

Gubernur BI Perry Warjiyo Ungkap Faktor yang Dapat Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini