Wednesday, October 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pabrik Amonium Nitrat Senilai Rp1,2 Triliun Beroperasi, Menteri BUMN: Bakal Kurangi 21 Persen Impor

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 March 2024
in Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

Jakarta, Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pabrik amonium nitrat, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) yang memiliki kapasitas 75.000 metrik ton per tahun (MTPY), dengan begitu akan mengurangi impor amonium nitrat sebesar 21 persen.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan pabrik amonium nitrat, PT KAN di di kawasan Kaltim Industrial Estate (KIE), Bontang, Kalimantan Timur pada hari ini.

BACA JUGA

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

Pabrik dengan nilai investasi Rp1,2 triliun ini merupakan proyek bersama dari anak perusahaan PT DAHANA, PT Dahana Investama Corp (PT DIC), dengan PT Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan Wika-Sedin.

Saat ini, Kata Erick, Indonesia masih harus mengimpor amonium nitrat sebanyak 21 lersen dari kebutuhan nasional atau sekitar 120.000 ton.

“Dan 79 persen (sekitar 460.000 ton) sudah produksi dalam negeri. Dari total (kebutuhan dalam negeri) sebesar 580.000 ton. Dengan kapasitas produksi pabrik ini sebesar 75.000 ton, tentunya akan mengurangi yang 21 persen (kebutuhan impor) itu,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Kamis, 29 Februari.

Lebih lanjut, Erick bilang produk yang dihasilkan dari pabrik ini akan digunakan untuk memperkuat industri Pertahanan dan industri pupuk.

Karena itu, kata Erick, dirinya memberikan masukan kepada Presiden Jokowi agar memanfaatkan kesempatan kunjungan kerja ke Australia ke depan agar mendorong akuisisi fasilitas penghasil bahan baku amonium nitrat.

Menurut Erick, hal ini dibutuhkan untuk menopang kebutuhan produks pupuk bersubsidi yang ditetapkan naik dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton.

“Ke depan kami memperbaiki supply chain kami semoga nanti dalam perjalanan Bapak ke Australia, Bapak Presiden dapat mendorong akuisisi kita di beberapa negara untuk Phospat, yang ada di Australia dan Kanada, kami perlu percepat. Karena memang dengan kita meningkatkan volume pupuk bersubsidi naik dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton, pasti dibutuhkan bahan baku yang lebih pasti ke depan,” ujar Erick.

Tags: Erick ThohirMenteri BUMNMetapos.idPabrik Amonium
Previous Post

Presiden Jokowi: Dunia Sedang Krisis Pangan hingga Sulit Cari Beras

Next Post

Presiden Joko Widodo Kunjungi Booth Jamkrindo di Pameran INACRAFT

Related Posts

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
Next Post
Presiden Joko Widodo Kunjungi Booth Jamkrindo di Pameran INACRAFT

Presiden Joko Widodo Kunjungi Booth Jamkrindo di Pameran INACRAFT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini