Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Asrene®SP4808 Chandra Asri Group Dukung Bauran Energi Baru Terbarukan Berbasis Panas Bumi di Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
6 February 2024
in Ekbis
Chandra Asri Bermitra dengan Darwinbox untuk Transformasi Digital Fungsi SDM

Jakarta, Metapos.id – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan solusi kimia dan infrastruktur di Indonesia, mendukung target bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional melalui kolaborasi penyediaan bahan baku infrastruktur dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Perusahaan menyediakan material
Asrene®SP4808 dengan formulasi khusus yang dapat diproduksi menjadi pipa High-Density Polyethylene (HDPE) dengan kelas PE 100 untuk fasilitas lapangan panas bumi.Asrene®SP4808 juga merupakan resin lokal yang sudah memiliki sertifikasi SNI serta Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) tertinggi di Indonesia.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan


Pipa HDPE dengan formulasi khusus yang diaplikasikan pada lapangan panas bumi dapat menggantikan penggunaan pipa baja sekaligus menawarkan biaya material, biaya instalasi,dan biaya pemeliharaan atau total ownership cost yang relatif lebih murah. Dibandingkan pipa baja, pipa HDPE yang menggunakan bahan baku Asrene®SP4808 dengan formulasi khusus
memiliki keunggulan lebih tahan terhadap korosi dan abrasi, dan keunggulan dari segi fleksibilitas dan elastisitas sehingga dapat menyesuaikan kontur area di lapangan panas bumi.


Panas bumi atau Geothermal merupakan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca secara signifikan dan dapat memenuhi kebutuhan listrik dengan memanfaatkan panas bumi yang tersedia di berbagai wilayah. Proyek PLTP juga menjadi salah satu penopang dalam mencapai target
bauran EBT sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) sebesar 23% di tahun 2025 dan 31% di tahun 2050.


General Manager Technical Service and Product Development Chandra Asri Group,
Supriyanto, menyampaikan “Asrene®SP4808 milik Chandra Asri, merupakan resin tersertifikasi SNI yang terkualifikasi sebagai PE 100 dengan kekuatan jangka panjang terbaik
dan memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) tertinggi dikelasnya.

Penyediaan bahan baku bermutu tinggi ini turut mencerminkan komitmen Perseroan sebagai Mitra Pertumbuhan Indonesia dalam menghadirkan solusi infrastruktur bagi pengembangan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan di negeri ini.”
Penggunaan Pipa HDPE dengan formulasi khusus sebelumnya telah diimplementasikan di Lapangan Panas Bumi Hamiding, Maluku Utara yang diaplikasikan pada fasilitas penunjang
pasokan air pengeboran.

Sementara di lapangan panas bumi Wayang Windu, Pangalengan,Jawa Barat, pipa HDPE diaplikasikan pada fasilitas penyaluran air campuran kondensat dengan suhu 55°C ke sumur injeksi. Dari penggunaan ini, pipa HDPE terbukti dapat menjadi pilihan terpercaya untuk fasilitas panas bumi karena keandalan serta perawatannya yang lebih minimal (less maintenance) ketika sudah dioperasikan.


Proses Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) menggunakan panas yang dihasilkan dari dalam bumi untuk menghasilkan energi listrik. Proses ini dimulai dengan pengeboran sumur-sumur panas bumi untuk mengekstrak uap air yang diperoleh dari sumber panas di dalam bumi.

Uap air tersebut kemudian dialirkan menuju turbin, di mana tekanan dan suhunya digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan energi mekanis. Energi mekanis tersebut selanjutnya dikonversi menjadi energi listrik melalui generator. Setelah melewati turbin, uap air dikondensasikan kembali menjadi air dan kemudian disirkulasikan kembali ke
dalam bumi melalui sumur injeksi.

Tags: Chandra AsriMetapos.id
Previous Post

Anak Usaha PTBA Ini Bakal Segera IPO

Next Post

Kemenperin Ungkap Penyebab Industri Tekstil Lesu di Momen Jelang Pemilu 2024

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Kemenperin Ungkap Penyebab Industri Tekstil Lesu di Momen Jelang Pemilu 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini