Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

250 Ton Beras Diduga Ilegal Masuk Lewat Sabang, Kementan Langsung Segel Gudang

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
24 November 2025
in Nasional
250 Ton Beras Diduga Ilegal Masuk Lewat Sabang, Kementan Langsung Segel Gudang

Metapos.id, Jakarta — Sebanyak 250 ton beras asal Thailand diduga masuk ke Indonesia tanpa izin melalui Pelabuhan Sabang, Aceh. Setelah menerima laporan pada Minggu (23/11/2025), Kementerian Pertanian (Kementan) segera memerintahkan penyegelan gudang tempat beras itu disimpan.

“Kami mendapat laporan sekitar pukul dua siang bahwa ada beras sebanyak 250 ton masuk ke Sabang tanpa izin pusat,” ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.

BACA JUGA

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

Amran menegaskan bahwa impor tersebut bertolak belakang dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang melarang impor beras karena stok nasional sedang mencukupi. Begitu mendapatkan informasi itu, Amran langsung berkoordinasi dengan Kapolda, Kabareskrim, dan Pangdam untuk menghentikan distribusi beras tersebut.

“Gudangnya sudah disegel dan barangnya tidak boleh keluar,” tegasnya.

Ia juga mengungkap adanya indikasi bahwa pemasukan beras itu sudah direncanakan sejak awal, sebab izin impor dari Thailand ternyata telah keluar sebelum rapat koordinasi digelar di Jakarta pada 14 November. Amran menolak alasan bahwa harga beras dari Thailand dan Vietnam lebih murah, mengingat dalam dua tahun terakhir Indonesia sudah mengimpor lebih dari 7 juta ton dengan nilai gabungan beras–jagung mencapai Rp100 triliun.

Amran menegaskan seluruh pejabat harus mengikuti instruksi Presiden. Ia memastikan stok beras nasional lebih dari cukup, dengan cadangan mencapai 402 ribu ton untuk kebutuhan tiga bulan ke depan.

Kementan akan menyelidiki siapa pihak yang berupaya meloloskan pemasukan beras tersebut. “Kalau terbukti ada Dirjen yang meloloskan, hari ini juga selesai jabatannya,” katanya.

Gudang yang digunakan untuk menampung beras ilegal itu diketahui milik PT Multazam Sabang Group dan sudah diberi garis polisi. Amran menambahkan bahwa investigasi serupa juga sedang dilakukan di Batam, meski masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

“Stok kita cukup. Kalau masih mengambil dari luar negeri, nasionalismenya dipertanyakan,” ujarnya. Amran memastikan beras tersebut tidak akan didistribusikan sampai proses hukum selesai.

Tags: Amran SulaimanBerasKabareskrimMetapos.idSabangThailand
Previous Post

GoTo Umumkan Rencana Pergantian Struktur Kepemimpinan Perusahaan

Next Post

Empat Langkah Perusahaan untuk Mempercepat Eksekusi Operasional di 2026

Related Posts

Kemenhaj menyiapkan pedoman pengawasan haji reguler untuk memastikan layanan sesuai kontrak, melindungi keselamatan, dan memenuhi hak jemaah.
Nasional

Cegah Masalah Layanan, Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji

23 October 2026
Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?
Nasional

Upah Minimum 2027 Disiapkan, Mampukah Pekerja Hidup Lebih Layak?

23 October 2026
357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Nasional

357,5 Hektare Lahan Raja Ampat Terbakar, Pemadaman Berlanjut

22 October 2026
Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin
Nasional

Prabowo Tak Mau Rakyat Terus Miskin Selama Dirinya Memimpin

22 October 2026
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah
Nasional

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

22 October 2026
MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi
Nasional

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

22 October 2026
Next Post
Empat Langkah Perusahaan untuk Mempercepat Eksekusi Operasional di 2026

Empat Langkah Perusahaan untuk Mempercepat Eksekusi Operasional di 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini