Thursday, October 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 October 2026
in Nasional
Evident Institute: Dialog Dua Arah Kunci Komunikasi Pemerintah

Metapos.id, Jakarta – Evident Institute menilai dialog dua arah menjadi salah satu kunci keberhasilan komunikasi pemerintah Prabowo-Gibran dalam merumuskan sejumlah kebijakan. Dalam kajian mengenai dua tahun komunikasi pemerintahan yang dirilis pada 14 Oktober 2026, lembaga riset independen tersebut juga menyoroti tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Head of Research Evident Institute Antonius Ivan Sudibyo mengatakan survei independen mencatat mayoritas publik puas terhadap kinerja pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut disebut sebagai salah satu program yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

BACA JUGA

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes

Meski demikian, Evident Institute mencatat sebagian warga yang mengalami tekanan ekonomi cenderung menyampaikan keluhan melalui media sosial. Menurut lembaga tersebut, fenomena ini merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dalam negara demokrasi dan perlu menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki kebijakan.

Evident Institute menyoroti dua kebijakan yang dinilai menunjukkan hasil pendekatan dialog, yakni Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan dan Peraturan Presiden tentang pelindungan pengemudi ojek online. Pembahasan regulasi ketenagakerjaan melibatkan pemerintah, DPR, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha, sedangkan kebijakan ojol lahir melalui dialog antara pengemudi dan perusahaan aplikator.

Peraturan Presiden mengenai pelindungan pengemudi ojol tersebut disebut meningkatkan porsi pendapatan pengemudi. Bagi Evident Institute, kedua kebijakan itu menunjukkan bahwa komunikasi dua arah dengan pihak-pihak terkait dapat membantu menghasilkan regulasi yang lebih dapat diterima.

Di sisi lain, lembaga tersebut mencatat sebagian pelaku usaha, mulai dari sektor manufaktur hingga perusahaan rintisan atau startup, masih menahan perekrutan karyawan baru. Kondisi ini terjadi di tengah fluktuasi nilai tukar dan pendanaan yang belum semudah sebelumnya, sementara sejumlah kredit perbankan yang telah disetujui juga belum sepenuhnya disalurkan.

Tekanan ekonomi turut terlihat pada tingkat rumah tangga, ketika sebagian warga lebih banyak memanfaatkan pinjaman online (pinjol) dan pembiayaan gadai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun keperluan mendadak. Evident Institute menilai kelompok tersebut perlu mendapat perhatian melalui mekanisme jaring pengaman sosial yang dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Lembaga riset itu menyarankan pemerintah memperluas pendekatan dialog ke berbagai persoalan ekonomi, terutama dengan kalangan pengusaha yang masih menghadapi ketidakpastian usaha. Penambahan insentif dan dialog rutin mengenai kekhawatiran pelaku usaha dinilai dapat mendorong perusahaan kembali merekrut tenaga kerja serta melakukan ekspansi.

Selain itu, Evident Institute mengusulkan subsidi pembelian barang manufaktur dalam negeri untuk membantu menjaga daya beli kelas menengah. Pemerintah juga disarankan mengevaluasi program MBG secara berkala, termasuk keberlanjutan pembiayaannya, agar manfaat program tersebut dapat terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Evident Institute menekankan bahwa keluhan masyarakat di ruang digital sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai sentimen sesaat. Masukan tersebut perlu diolah menjadi bahan evaluasi agar pemerintah dapat merespons kebutuhan warga secara lebih tepat sasaran melalui kebijakan yang komunikatif dan berkelanjutan.

Tags: dialog dua arahEvident Institutekomunikasi pemerintahMetaposPrabowo gibran
Previous Post

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

Next Post

Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

Related Posts

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi
Nasional

MBG Prasmanan Diharapkan Kurangi Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Gizi

22 October 2026
Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes
Nasional

Rini Widyantini Pastikan Penyaluran Gaji PNS Tak Dialihkan ke Kopdes

22 October 2026
BKSDA Jawa Tengah merekam seekor macan tutul Jawa di Cagar Alam Nusakambangan Barat saat pemantauan pada 12–15 Oktober 2026.
Nasional

BKSDA Pantau Keberadaan Macan Tutul Jawa di Nusakambangan

21 October 2026
Polri Ungkap 11 Korporasi Tersangka Karhutla, Termasuk Tiga Perusahaan Asing
Nasional

Polri Ungkap 11 Korporasi Tersangka Karhutla, Termasuk Tiga Perusahaan Asing

21 October 2026
KMP Batumandi terbakar di Selat Sunda saat membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.
Nasional

Kebakaran KMP Batumandi, Seluruh Penumpang Dievakuasi

21 October 2026
Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Unsur Korupsi, Anggota DPR Menolak
Nasional

Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Unsur Korupsi, Anggota DPR Menolak

21 October 2026
Next Post
Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini