Monday, August 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Wamenhaj Tegaskan Haji Tanpa Antrean Itu Penipuan, Tunggu Bisa 26 Tahun

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 April 2026
in Nasional
Wamenhaj Tegaskan Haji Tanpa Antrean Itu Penipuan, Tunggu Bisa 26 Tahun

Metapos.id, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap maraknya penawaran haji tanpa antre menjelang musim haji 2026.

Ia menyebutkan, masih banyak pihak yang menawarkan keberangkatan haji instan atau dikenal sebagai haji T-nol. Padahal, dalam sistem resmi di Indonesia, skema tersebut tidak pernah ada.

BACA JUGA

Prabowo Panggil Menhan dan Panglima TNI, Bahas Penanganan Bencana

Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG

“Pemberangkatan haji hanya dilakukan melalui dua jalur resmi, yakni haji reguler dan haji khusus,” jelasnya.

Dahnil menegaskan bahwa setiap calon jemaah wajib mengikuti prosedur pendaftaran yang berlaku serta menunggu antrean sesuai ketentuan.

Saat ini, masa tunggu untuk haji reguler di Indonesia dapat mencapai hingga 26 tahun. Sementara itu, untuk jalur haji khusus, waktu tunggunya berkisar sekitar 6 tahun.

Walaupun masa antrean telah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya, sistem antre tetap menjadi bagian dari penyelenggaraan ibadah haji.

Di sisi lain, pemerintah terus berupaya mencari solusi guna mempercepat waktu tunggu.

Presiden Prabowo Subianto bahkan mendorong adanya terobosan agar jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama untuk berangkat haji.

Selain itu, Dahnil juga menyinggung bahwa pada masa lalu antrean haji tidak sepanjang saat ini. Namun, perubahan dalam sistem pengelolaan keuangan haji menjadi salah satu penyebab meningkatnya daftar tunggu.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya pada tawaran haji instan tanpa antre, karena besar kemungkinan merupakan bentuk penipuan.

Tags: berhati-hatiDahnil Anzar SimanjuntakHaji 2026masyarakatmengingatkanMetapos.idtanpa antreWamenhaj
Previous Post

Golkar Tegaskan Prabowo Subianto Tidak Asal Bicara soal Kelompok Penolak Kerja Sama

Next Post

Aksi Ekstrem Pria Tenggak Oli Jadi Sorotan, MUI Beri Peringatan

Related Posts

Prabowo Panggil Menhan dan Panglima TNI, Bahas Penanganan Bencana
Nasional

Prabowo Panggil Menhan dan Panglima TNI, Bahas Penanganan Bencana

24 August 2026
Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG
Nasional

Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG

23 August 2026
Soal Dugaan Larangan Jilbab, Unhan Diminta Beri Penjelasan
Nasional

Soal Dugaan Larangan Jilbab, Unhan Diminta Beri Penjelasan

23 August 2026
Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan (Foto/Kemenhut)
Nasional

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

21 August 2026
OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik
Nasional

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

21 August 2026
Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap
Nasional

Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap

21 August 2026
Next Post
Aksi Ekstrem Pria Tenggak Oli Jadi Sorotan, MUI Beri Peringatan

Aksi Ekstrem Pria Tenggak Oli Jadi Sorotan, MUI Beri Peringatan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini