Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

UMKM Didorong Manfaatkan Digital untuk Mengembangkan Bisnisnya

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 May 2023
in Ekbis
UMKM Didorong Manfaatkan Digital untuk Mengembangkan Bisnisnya

JAKARTA,Metapos.id – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan bahwa pengembangan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sejatinya harus didukung dengan masifnya kemajuan teknologi.

Kepala Bidang Kemudahan Usaha Mikro Kemenkop Berry Fauzi mengatakan atas dasar tersebut pelaku UMKM diharapkan bisa beradaptasi secara digital guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

“Hal ini perlu digencarkan untuk mengambil potensi dari pemulihan ekonomi setelah pandemi COVID-19,” ujarnya dalam keterangan tertulis hari ini, Jumat, 19 Mei.

Menurut Berry, proses digitalisasi nyatanya tidak hanya membantu UMKM untuk menjangkau lebih banyak pembeli, melainkan bisa membawa bisnis pengusaha lokal ke jenjang yang lebih profesional.

“Salah satu upaya digitalisasi yang bisa dilakukan oleh UMKM adalah memanfaatkan platform e-commerce,” tuturnya.

Oleh karena itu, sambung Berry, pihaknya mendorong pelaku UMKM memanfaatkan jaringan marketplace untuk memasarkan produknya di masa pandemi. Sebagaimana tertuang dalam laporan MSME Empowerment Report 2022.

“Sebanyak 40 persen UMKM menggunakan sosial media, 38 persen menggunakan instant messaging, menggunakan e-commerce 13 persen, dan ride hailing 5 persen,” katanya.

Berry menambahkan, guna menjawab berbagai tantangan ini, pemerintah menggandeng pihak swasta untuk mendukung program dukungan terhadap UMKM lokal, termasuk program pelatihan hingga pendampingan.

“Kami mengajak Tokopedia dan Adaro Indonesia untuk melakukan pelatihan usaha kepada pelaku usaha, utamanya di wilayah Kalimantan. Pada program ini, pelaku usaha binaan mendapatkan pelatihan dan pendampingan intensif melalui Filantra Indonesia tentang kiat mengembangkan usahanya secara online melalui platform Tokopedia selama tiga bulan,” terangnya.

Berry mengungkapkan, salah satu pelaku UMKM yang menerima manfaat dari pelatihan tersebut adalah Arsani selaku pemilik Kopi Pasak Bumi asal Tabalong, Kalimantan Selatan. Arsani mengaku bersyukur dapat menyerap setiap pengetahuan yang disampaikan saat pelatihan.

Arsani menceritakan, Kopi Pasak Bumi telah berdiri sejak 2014. Produknya sangat diminati masyarakat bahkan sempat dijual ke beberapa toko ritel, seperti di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Setelah mengikuti pelatihan terjadi peningkatan bisnis sekitar 40 persen. Sebelumya produksi sekitar 300 kg/bulan sekarang 500 kg lebih per bulannya,” kata Arsani.

Meski sudah terbilang cukup maju dibanding sebelumnya, Arsani masih terus mengantisipasi setiap tantangan di tengah persaingan dengan sejumlah UMKM lainnya. Baginya, selalu ada peluang baru ke depan.

“Saya sendiri bukanlah seorang pebisnis namun saya bisa menciptakan orang yang membuat bisnis agar bisnis tetap berjalan tanpa harus ada saya di dalamnya,” tutup dia.

Tags: KemenkopMetapos.idUmkm
Previous Post

Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Dialiri Listrik Tegangan Tinggi

Next Post

Realisasi Bantuan Pangan Tahap Pertama Sudah 69 Persen, Ini Kata Bapanas

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Pemerintah Terbitkan Harga Acuan Pangan, Ini Daftarnya

Realisasi Bantuan Pangan Tahap Pertama Sudah 69 Persen, Ini Kata Bapanas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini