Saturday, October 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

UKM Kontraktor Kini Bisa Andalkan Fintech Securities Crowdfunding untuk Solusi Pendanaan

metaposmedia by metaposmedia
17 May 2024
in Ekbis
UKM Kontraktor Kini Bisa Andalkan Fintech Securities Crowdfunding untuk Solusi Pendanaan

Jakarta , Metapos.id – Usaha kecil menengah (UKM) di sektor kontraktor menghadapi tantangan besar dalam memperoleh pendanaan untuk pembangunan proyek tender. Keterbatasan modal sering kali menjadi penghalang utama bagi UKM kontraktor untuk bersaing dan berkembang. Namun, fintech securities crowdfunding kini muncul sebagai solusi inovatif yang dapat membantu UKM mengatasi kendala tersebut.

Ketua Umum Gapensi, Iskandar Z Hartawi, lepas menghadiri kegiatan kuliah umum dan diskusi ilmiah yang diadakan dalam rangka ulang tahun Digital Financial Center Vokasi UI di Depok, mengungkapkan pentingnya pendanaan bagi UKM kontraktor. “Fintech securities crowdfunding membuka peluang baru bagi UKM kontraktor untuk mendapatkan pendanaan yang lebih fleksibel, mudah dan cepat. Kami berharap lebih banyak UKM kontraktor dapat memanfaatkan peluang ini untuk berkembang dan bersaing secara nasional,” ujarnya.

BACA JUGA

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

Fintech securities crowdfunding atau layanan urun dana (LUD) memungkinkan masyarakat berinvestasi dalam proyek atau perusahaan dengan imbal hasil tertentu. Ini menjadi solusi ideal bagi UKM kontraktor yang membutuhkan dana untuk melaksanakan proyek-proyek besar. Dengan menjadi penerbit (emiten), UKM kontraktor dapat menawarkan saham atau obligasi kepada publik, memanfaatkan fiducia atas proyek sebagai jaminan pembayaran obligasi atau sukuk, yang membuat investasi ini relatif rendah risiko.

Potensi pertumbuhan sektor UKM kontraktor di Indonesia sangat besar, terutama dengan banyaknya proyek infrastruktur yang sedang dan akan berjalan. Dengan dukungan fintech securities crowdfunding, UKM kontraktor dapat mengatasi hambatan pendanaan dan memanfaatkan potensi pasar yang luas.

Selain menguntungkan UKM kontraktor, fintech securities crowdfunding juga memberi kesempatan bagi masyarakat sebagai pemodal untuk berinvestasi pada penerbit-penerbit usaha kontraktor yang potensial. Proyek konstruksi yang didukung oleh fiducia memberikan jaminan pembayaran yang lebih aman, sehingga menarik minat investor yang mencari peluang investasi dengan risiko rendah terlebih karena fintech LUD diawasi juga oleh OJK.

Pada kesempatan yang sama, pakar penjaminan kredit Diding S. Anwar menyoroti peran pelaku keuangan lain yang tidak kalah penting yaitu lembaga penjaminan. Perusahaan penjaminan kredit perlu hadir memberi penguatan terhadap fintech LUD agar bisa lebih membangun kepercayaan pemodal terhadap penerbit. “Peluang sinergi perusahaan penjaminan dengan fintech LUD perlu dikaji aspek regulasinya dan tentu akan didukung oleh otoritas keuangan” imbuh Diding.

Diding menambahkan, para Kontraktor di Sektor Jasa Konstruksi selain perlu penjaminan modal kerja dan investasi juga perlu memanfaatkan atau dukungan dari 3 (tiga) produk instrumen keuangan, yang pertama adalah Surety Bond / Bonding, seperti ; Bid Bond / Jaminan Tender, Jaminan Uang Muka, Jaminan Pemeliharaan dan Penjaminan lainnya.

Yang kedua adalah program Kredit Usaha Rakyat atau dikenal dengan KUR, ”Khusus Program Pemerintah berupa fasilitas KUR (Kredit Usaha Rakyat) sektor Konstruksi masih sangat kecil yang memanfaatkan dibanding sektor lainnya, perlu kajian mendalam apa handicap nya serta perlu harmonisasi regulasi”, jelas mantan Direktur Utama Jasa Raharja dan Jamkrindo ini.

Pemerintah menargetkan KUR ditahun 2024 sebesar 300 triliun rupiah, dan pada kenyataanya Sektor Konstruksi paling sedikit yang memanfaatkan KUR. 5 Sektor Penerima KUR terbesar dalam beberapa tahun terakhir adalah : Perdagangan, Pertanian, Industri Pengolahan, Jasa Masyarakat Sosial dan Akomodasi – Makan – Minum.

Terakhir mengoptimalkan peran Perbankan dalam rangka mendukung pembangunan nasional dan daerah, maka volume Pembiayaan Kredit Kontruksi agar ditingkatkan mengacu pada Rencana Pembangunan Nasional dan Daerah, tegas Diding.

Ketua Digital Financial Center (DFC) Dede Suryanto, dalam sesi acara diskusi ilmiah dengan penerbit fintech Danamart dan pemodal Urun RI mengatakan bahwa fintech securities crowdfunding sebagai model bisnis pendanaan berbasis platform yang relatif baru di Indonesia perlu didukung oleh semua pihak termasuk kampus. Terlebih peran fintech crowdfunding punya andil besar terhadap pengembangan UMKM Indonesia. “Ya butuh literasi, edukasi dan sinergi bersama lah dengan kampus dan perlu didukung juga oleh sektor industri keuangan lainnya agar ekosistem fintech LUD makin kuat dan berkembang dan harapannya UMKM kita akan makin kompetitif” jelas Dede, akademisi sekaligus pakar keuangan investasi tersebut.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan regulasi yang semakin mendukung, diharapkan fintech securities crowdfunding dapat menjadi pilar utama dalam ekosistem pendanaan bagi UKM kontraktor di Indonesia. Dengan demikian, UKM kontraktor dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas proyek, dan memberikan kontribusi signifikan pada pembangunan nasional.

Tags: Metapos.idUKM
Previous Post

Bridgestone Indonesia Kembali Sapa Masyarakat Kota Bandung dengan Ekspansi Layanan di Buahbatu

Next Post

PT Krakatau Chandra Energi Dukung Ekosistem Electric Vehicle bersama PT MAB

Related Posts

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
Next Post
PT Krakatau Chandra Energi Dukung Ekosistem Electric Vehicle bersama PT MAB

PT Krakatau Chandra Energi Dukung Ekosistem Electric Vehicle bersama PT MAB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini