Metapos.id, Jakarta – Diet telur menjadi salah satu metode penurunan berat badan.Panduan tersebut menggunakan telur, nasi, sayuran, dan buah sebagai menu utama dalam pola makan sehari-hari.
Dalam kanal Youtube dr Saddam ismail video, dr Saddam menjelaskan bahwa penurunan berat badan berkaitan dengan konsep defisit kalori.
“Kalori yang masuk itu harus lebih sedikit daripada kalori yang keluar,” ujarnya dikutip dari kanal Youtube dr Saddam Ismail, Rabu (09/09/2026).
Menu yang diperkenalkan dibagi menjadi tiga waktu makan. Pada makan pertama, menu terdiri dari lima sendok nasi, dua putih telur, satu porsi sayuran dan satu buah.
Untuk makan siang, porsinya menjadi enam sendok nasi, tiga putih telur, satu porsi sayuran dan satu buah. Sementara makan terakhir menggunakan lima sendok nasi, dua putih telur, sayuran dan satu buah.
dr Saddam juga menyarankan agar pola makan dijalankan secara bertahap dan tidak terlalu ekstrem. Ia menekankan pentingnya konsistensi selama menjalani diet.
“Pesan saya dalam diet teman-teman bertahap saja seperti teman-teman menaiki tangga,” katanya.
Selain menu utama, dr Saddam menyarankan konsumsi air putih serta mengurangi gorengan, makanan berminyak, camilan, minuman manis, soda, dan minuman kemasan. Sayuran dan buah juga disebut tetap perlu tersedia dalam pola makan.
Dalam video tersebut dr Saddam turut mengingatkan bahwa hasil diet setiap orang tidak selalu sama. Aktivitas, makanan, metabolisme, dan kebutuhan energi dapat memengaruhi hasil penurunan berat badan masing-masing orang.






