Wednesday, June 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Tisu atau Air? Ini Alasan Kebiasaan Bersih Diri Berbeda di Barat dan Asia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 June 2026
in Lifestyle & Health
Tisu atau Air? Ini Alasan Kebiasaan Bersih Diri Berbeda di Barat dan Asia

Metapos.id, Jakarta — Kebiasaan membersihkan diri setelah buang air besar menunjukkan perbedaan yang cukup jelas di berbagai negara. Banyak masyarakat di Asia dan Timur Tengah memilih menggunakan air. Sebaliknya, penggunaan tisu toilet lebih umum ditemukan di negara-negara Barat.

Perbedaan tersebut tidak muncul begitu saja. Faktor sejarah, kondisi alam, budaya, hingga kebiasaan sehari-hari ikut membentuk cara masyarakat menjaga kebersihan.

BACA JUGA

Permintaan Membludak, Konser BTS di Jakarta Resmi Jadi Tiga Hari

Kemenkes Jelaskan Alasan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam

Sejak zaman dahulu, manusia telah menggunakan berbagai metode untuk membersihkan diri. Sebagian memanfaatkan air, sementara lainnya menggunakan daun, batu, atau bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Meski saat ini tisu sering dikaitkan dengan budaya Barat, catatan sejarah menunjukkan penggunaan bahan berbasis kertas lebih dulu berkembang di China. Dari sana, teknologi kertas terus mengalami perkembangan.

Seiring pertumbuhan industri, produksi tisu menjadi semakin luas dan mudah diakses. Karena itu, masyarakat Barat mulai menjadikan tisu sebagai perlengkapan yang umum digunakan di rumah.

Selain perkembangan industri, kondisi iklim ikut memengaruhi kebiasaan tersebut. Di wilayah dengan cuaca dingin, sebagian orang merasa penggunaan air kurang nyaman. Akibatnya, tisu menjadi pilihan yang dianggap lebih praktis.

Di sisi lain, masyarakat yang tinggal di daerah beriklim hangat lebih terbiasa menggunakan air dalam rutinitas kebersihan mereka.

Pola konsumsi makanan juga ikut memengaruhi preferensi tersebut. Jenis makanan tertentu dapat memengaruhi kondisi pencernaan dan tingkat kenyamanan saat membersihkan diri.

Beberapa penelitian menyebut penggunaan air dapat membantu proses pembersihan secara lebih optimal. Namun, keputusan untuk memakai air atau tisu tetap kembali pada budaya dan kebiasaan yang berkembang di masing-masing wilayah.

Secara umum, perbedaan cara membersihkan diri setelah BAB terbentuk dari perpaduan sejarah, perkembangan teknologi, faktor lingkungan, serta tradisi yang terus bertahan hingga sekarang.

Tags: budayaGaya HidupKebersihanmasyarakat asiamasyarakat baratMetapos.idPola makansejarah tisu toilettisu toilet
Previous Post

Gempa Sulteng Rusak 787 Rumah di Sigi, Satu Warga Meninggal Dunia

Next Post

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

Related Posts

Permintaan Membludak, Konser BTS di Jakarta Resmi Jadi Tiga Hari
Lifestyle & Health

Permintaan Membludak, Konser BTS di Jakarta Resmi Jadi Tiga Hari

17 June 2026
Kemenkes Jelaskan Alasan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam
Lifestyle & Health

Kemenkes Jelaskan Alasan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam

16 June 2026
Saat Nabi Muhammad Hijrah, Begini Peta Kekuatan Ekonomi Mekkah dan Madinah
Lifestyle & Health

Saat Nabi Muhammad Hijrah, Begini Peta Kekuatan Ekonomi Mekkah dan Madinah

16 June 2026
Ed Sheeran Ungkap Rencana Hiatus Setelah Tur Dunia Berakhir
Lifestyle & Health

Ed Sheeran Ungkap Rencana Hiatus Setelah Tur Dunia Berakhir

16 June 2026
Tokyo Revengers Kembali! Arc War of the Three Titans Debut Oktober 2026
Lifestyle & Health

Tokyo Revengers Kembali! Arc War of the Three Titans Debut Oktober 2026

16 June 2026
HUT Jakarta 2026: Ragunan Berlakukan Tiket Masuk Gratis bagi Pemilik KTP DKI
Lifestyle & Health

HUT Jakarta 2026: Ragunan Berlakukan Tiket Masuk Gratis bagi Pemilik KTP DKI

16 June 2026
Next Post
Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini