• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sunday, February 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Timur Tengah di Tengah Eskalasi Konflik dan Perebutan Pengaruh Global

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 January 2026
in Internasional
Timur Tengah di Tengah Eskalasi Konflik dan Perebutan Pengaruh Global
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Situasi Timur Tengah kian kompleks dan tidak stabil seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global. Sejumlah kebijakan dan pernyataan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump dinilai banyak pihak berpotensi memperlemah tatanan internasional berbasis hukum, khususnya di kawasan Timur Tengah. Dalam konteks ini, dukungan kuat AS terhadap Israel kerap dipersepsikan sebagai bagian dari upaya mempertahankan pengaruh strategis Washington di kawasan.

Pertemuan Presiden Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di MaraLago, Florida, pada akhir Desember lalu menjadi salah satu momentum penting dalam dinamika tersebut. Dalam pernyataan kepada media, Trump menyebut AS siap mendukung langkah Israel terhadap Iran apabila Teheran tidak menghentikan program nuklir dan pengembangan rudal balistiknya. Ia juga mengeluarkan peringatan keras terkait penanganan demonstrasi di Iran serta menekan Hamas agar melucuti persenjataannya.

Libanon dan Yaman: Konflik Antaraktor Regional

Di Libanon, meski gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah disepakati pada November 2024, situasi keamanan masih rapuh. Israel dilaporkan tetap mempertahankan kehadiran militernya di sejumlah titik strategis dan melakukan operasi terbatas. Tekanan internasional, khususnya dari AS, diarahkan kepada pemerintahan Presiden Joseph Aoun untuk melucuti Hezbollah sebagai bagian dari upaya stabilisasi jangka panjang.

Sementara itu, konflik di Yaman semakin mencerminkan rivalitas kepentingan regional. Ketegangan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengemuka seiring menguatnya peran Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung Abu Dhabi. Ekspansi STC ke wilayah timur, termasuk Provinsi Hadramout dan Al-Mahra, dinilai memperlemah posisi Dewan Kepemimpinan Presiden (PLC) yang didukung Riyadh dan diakui secara internasional. Situasi ini memicu bentrokan terbatas dan memperumit upaya penyelesaian konflik Yaman.

Riyadh memandang langkah Abu Dhabi berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Teluk dan keseimbangan kekuatan regional. Adapun kepentingan strategis UEA dinilai berkaitan dengan penguasaan jalur maritim Teluk Aden dan Laut Merah.

Pengakuan Somaliland dan Dampak Regional

Langkah Israel mengumumkan pengakuan terhadap Somaliland pada 29 Desember memicu kontroversi luas. Wilayah di Tanduk Afrika tersebut memproklamasikan kemerdekaan dari Somalia sejak 1991, namun hingga kini belum memperoleh pengakuan internasional. Kebijakan Israel ini menuai kritik dari Liga Arab, Uni Afrika, Dewan Keamanan PBB, dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Tidak adanya kecaman terbuka dari UEA memunculkan spekulasi mengenai kedekatan kepentingan strategis antara Abu Dhabi dan Tel Aviv, meski belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi kerja sama tersebut.

Iran dan Risiko Eskalasi

Hingga kini, belum ada bukti yang dikonfirmasi secara internasional bahwa Iran mengembangkan senjata nuklir. Namun, isu ini terus menjadi sumber ketegangan utama antara Iran, Israel, dan AS. Serangan terhadap sejumlah fasilitas Iran pada pertengahan tahun lalu memperburuk hubungan dan menimbulkan korban jiwa signifikan.

Penolakan Iran terhadap inspeksi lanjutan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dikaitkan dengan tuntutan pelonggaran sanksi AS, yang kembali diberlakukan setelah Washington menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015. Demonstrasi domestik di Iran yang dipicu tekanan ekonomi dinilai sebagian analis sebagai tantangan internal serius, meski intervensi eksternal justru berpotensi memperkuat sentimen nasionalisme di negara tersebut.

Negara-negara Teluk diperkirakan akan mengambil sikap berhati-hati dan menghindari keterlibatan langsung, mengingat risiko eskalasi militer dan dampaknya terhadap stabilitas energi global.

Palestina dan Mandeknya Solusi Dua Negara

Di Palestina, prospek solusi dua negara dinilai semakin menjauh. Pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur terus berlangsung, sementara situasi keamanan di Gaza tetap rentan. Penolakan Hamas untuk melucuti senjata menjadi salah satu faktor yang digunakan Israel untuk melanjutkan operasi militernya.

Perbedaan pandangan terkait peran Pasukan Stabilisasi Internasional juga memperumit situasi, dengan Israel menilai kehadiran pasukan tersebut berpotensi membatasi ruang geraknya.

Libanon di Persimpangan

Tekanan terhadap pemerintah Libanon untuk melucuti Hezbollah memicu polarisasi internal. Sebagian kelompok melihat Hezbollah sebagai bagian dari masalah, sementara lainnya menilai kelompok tersebut masih diperlukan di tengah lemahnya kemampuan militer negara. Para pengamat memperingatkan bahwa langkah sepihak tanpa konsensus nasional berisiko memicu instabilitas serius.

Secara keseluruhan, Timur Tengah menghadapi fase ketidakpastian yang kian dalam. Peran AS yang dinilai tidak konsisten sebagai penyeimbang, konflik kepentingan regional, perpecahan internal negara-negara Arab, serta lemahnya efektivitas lembaga internasional berkontribusi terhadap meningkatnya ketegangan. Dampaknya berpotensi meluas ke tingkat global, mengingat posisi strategis Timur Tengah bagi stabilitas geopolitik dan ekonomi dunia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: Amerika Serikatgeopolitik globalIranKeteganganMetapos.idnuklirPengaruhstrategisTimur Tengah
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Kepercayaan Dunia untuk Indonesia: Wakil Komandan Misi Perdamaian Gaza

Kepercayaan Dunia untuk Indonesia: Wakil Komandan Misi Perdamaian Gaza

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan (Deputy Commander) dalam International Stabilization Force...

Rahasia Sahur Penuh Berkah: Inilah Waktu yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Rahasia Sahur Penuh Berkah: Inilah Waktu yang Dianjurkan Rasulullah SAW

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sahur memiliki peran penting dalam pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Tidak hanya berfungsi sebagai asupan energi sebelum berpuasa,...

Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Tangerang pada Sabtu malam (21/2/2026). Namun, getaran gempa tersebut...

Timnas Terancam Tersingkir, NOC Indonesia Lakukan Lobi Intensif ke QFA

Timnas Terancam Tersingkir, NOC Indonesia Lakukan Lobi Intensif ke QFA

by Taufik Hidayat
21 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membangun komunikasi strategis...

Next Post
Polri Klarifikasi Penangkapan Wartawan di Morowali, Tegaskan Tak Terkait Aktivitas Jurnalistik

Polri Klarifikasi Penangkapan Wartawan di Morowali, Tegaskan Tak Terkait Aktivitas Jurnalistik

Recommended.

BSI Siap Layani Lebih dari 80 Persen Jamaah Haji Indonesia

BSI Siap Layani Lebih dari 80 Persen Jamaah Haji Indonesia

4 June 2022
Kemacetan Priok Tidak Hanya Sebatas Sistem Logistik, Konektivitas dan Integrasi Akses Tol Solusi Mengurai Kemacetan di Tanjung Priok

Kemacetan Priok Tidak Hanya Sebatas Sistem Logistik, Konektivitas dan Integrasi Akses Tol Solusi Mengurai Kemacetan di Tanjung Priok

22 May 2025

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini