Sunday, August 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Timnas Terancam Tersingkir, NOC Indonesia Lakukan Lobi Intensif ke QFA

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
21 February 2026
in Sport
Timnas Terancam Tersingkir, NOC Indonesia Lakukan Lobi Intensif ke QFA

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membangun komunikasi strategis dengan Qatar Football Association (QFA) terkait peluang partisipasi tim sepak bola Indonesia dalam agenda olahraga internasional tahun 2026.

Okto menyampaikan, komunikasi tersebut dilakukan langsung dengan Ketua Sepak Bola Qatar, Jassim Al-Buenain, sebagai bagian dari langkah diplomasi olahraga untuk memperjuangkan keterlibatan Timnas Indonesia dalam ajang multievent tingkat Asia.

BACA JUGA

Masa Depan Carlos Baleba di Brighton Dipertanyakan

Isu Mualaf Beredar, Roberto Carlos Buka Suara

“Saya sudah berkomunikasi langsung dua hari lalu dengan Ketua Sepak Bola Qatar, Jassim Al-Buenain. Ia juga menilai bahwa ini merupakan hal yang patut diperjuangkan bersama,” kata Okto di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Okto saat menghadiri pertemuan bersama Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kudumo, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta.

Sebelumnya, skuad Garuda dikabarkan berpeluang tidak ambil bagian dalam Asian Games 2026 menyusul perubahan sistem kompetisi yang ditetapkan oleh Asian Football Confederation (AFC) dan Olympic Council of Asia (OCA).
Dalam regulasi tersebut, OCA hanya menetapkan 16 tim sebagai peserta cabang olahraga sepak bola putra, yang berasal dari negara-negara peserta Piala Asia U-23 2026.

Kebijakan ini menuai keberatan dari NOC Indonesia karena dinilai tidak melalui mekanisme kualifikasi terbuka sebagaimana praktik yang selama ini berlaku.

“Jika sepak bola ditentukan melalui sistem grading tanpa proses kualifikasi, itu bukan praktik yang lazim. Biasanya Asian Games memberi ruang partisipasi yang setara bagi semua negara,” tegas Okto.

Ia menambahkan, setiap perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan agenda olahraga internasional harus disampaikan secara terbuka dan melalui mekanisme resmi demi menjaga prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas.

“Jika memang ada kendala teknis, termasuk soal kesiapan tuan rumah, itu bisa dibahas. Namun proses sosialisasinya harus jelas, terbuka, dan adil bagi semua pihak,” tutupnya.

Tags: Erik TohirIndonesianJassim Al-BuenainkeikutsertaanKomunikasiMetapos.idNOCOlimpiadeQFARaja Sapta Odangsepak bola
Previous Post

Insiden Maut di Maluku, Polri Akui Kepercayaan Publik Terpukul

Next Post

Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

Related Posts

Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 FE
Sport

Masa Depan Carlos Baleba di Brighton Dipertanyakan

21 August 2026
Roberto Carlos
Sport

Isu Mualaf Beredar, Roberto Carlos Buka Suara

20 August 2026
Harry Kane Bayern Munich
Sport

Harry Kane Beri Sinyal Lanjutkan Karier di Bayern

20 August 2026
Netflix Ungkap Sisi Lain José Mourinho
Sport

Al Qadsiah Perkuat Lini Tengah dengan Reijnders

20 August 2026
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026: Fajar/Fikri Lanjut, Rehan/Gloria Terhenti
Sport

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026: Fajar/Fikri Lanjut, Rehan/Gloria Terhenti

19 August 2026
F1 Singapura
Sport

F1 Singapura Hadapi Risiko Polusi Udara, Rencana Darurat Mulai Disusun

19 August 2026
Next Post
Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

Gempa 4,6 M Terjadi di Kabupaten Tangerang, Warga Tak Merasakan Getaran

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini