Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Surplus Neraca Perdagangan Bukti Pemulihan Ekonomi RI Berlanjut

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
17 February 2023
in Ekbis
Kabar Baik, Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Surplus 2,90 Miliar Dolar AS

JAKARTA,Metapos.id– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar 3,87 miliar dolar AS di Januari yang lalu mengindikasikan sejumlah hal positif di tengah tekanan global yang meningkat.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan torehan positif itu ditopang pertumbuhan ekspor 16,3 persen year on year (yoy) menjadi 22,3 miliar dolar AS.

BACA JUGA

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

Waralaba Carl’s Jr. Bangkrut, Puluhan Restoran Terancam Tutup

Menurut dia, peningkatan ekspor didukung oleh kenaikan pengiriman komoditas migas maupun nonmigas, yang masih masing-masing melonjak 65 persen dan 13,9 persen.

“Beberapa komoditas utama yang mendukung positifnya kinerja ekspor di antaranya logam mulia dan perhiasan/permata serta karet dan barang dari karet,” ujarnya saat menyampaikan keterangan pers pada Kamis, 16 Februari.

Sementara di sisi impor, tercatat tumbuh 1,2 persen menjadi 18,4 miliar dolar AS dengan dominasi barang konsumsi, barang modal, dan bahan baku penolong sebesar 1 persen, 5,6 persen, dan 0,4 persen.

“Pertumbuhan semua jenis impor yang konsisten positif di semua jenis menunjukkan bahwa aktivitas produksi di dalam negeri masih terus ekspansif yang sejalan dengan indikator PMI manufaktur yang meningkat di bulan Januari,” tuturnya.

Adapun, penyumbang surplus terbesar berasal dari negara Amerika Serikat, Filipina, dan India dengan komoditas utama bahan bakar mineral, produk sawit, serta mesin.

“Surplus neraca perdagangan pada awal tahun ini merupakan awal yang baik dalam memperkuat resiliensi perekonomian nasional dalam menghadapi tantangan global ke depan,” tegas Febrio.

Sebagai informasi, Indonesia berhasil meraih pertumbuhan sebesar 5,31 persen pada sepanjang 2022 yang lalu. Bukuan itu dianggap cukup baik bila dibandingkan dengan proyeksi IMF maupun Bank Dunia atas perekonomian global yang hanya di kisaran 3 persen.

Pemerintah sendiri menargetkan ekonomi masih bisa tumbuh 4,5-5,3 persen untuk periode 2023. Tingginya rentang angka yang dibidik mencerminkan situasi ketidakpastian yang dipicu oleh faktor eksternal.

Tags: Kementerian keuanganMetapos.idNeraca perdagangan
Previous Post

Bazar UMKM untuk Indonesia

Next Post

Penjualan Properti Melambat di Tengah Kenaikan Harga, Gara-gara Tingginya Suku Bunga?

Related Posts

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik
Ekbis

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

18 June 2026
Alasan Elon Musk Pilih Korea Selatan Ketimbang Taiwan untuk Bisnis AI
Ekbis

Waralaba Carl’s Jr. Bangkrut, Puluhan Restoran Terancam Tutup

18 June 2026
Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur
Ekbis

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

17 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Next Post
Kinerja Properti Industri dan Perhotelan Mulai Pulih

Penjualan Properti Melambat di Tengah Kenaikan Harga, Gara-gara Tingginya Suku Bunga?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini