• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, March 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 March 2026
in Nasional
Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia yang disebut hanya cukup untuk 21 hari memicu perhatian publik. Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Sugeng Suparwoto menegaskan bahwa angka 21 hari yang disampaikan bukan merujuk pada cadangan nasional BBM, melainkan stok operasional milik Pertamina.

Menurut Sugeng, stok operasional tersebut terdiri dari minyak mentah (crude oil) maupun produk BBM hasil kilang yang tersimpan di berbagai fasilitas penyimpanan.

Fasilitas itu mencakup tangki penampungan di darat, kapal tanker, hingga fasilitas floating storage yang digunakan untuk menjaga stabilitas pasokan energi.

Ia menjelaskan bahwa stok tersebut berfungsi untuk memastikan distribusi BBM harian di seluruh wilayah Indonesia tetap berjalan lancar. Dengan kata lain, stok operasional itu bukanlah cadangan darurat yang disiapkan negara untuk menghadapi krisis energi dalam jangka panjang.

Indonesia Belum Memiliki Cadangan Strategis

Sugeng juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini Indonesia belum memiliki cadangan strategis BBM nasional yang dikelola langsung oleh negara. Cadangan strategis atau Strategic Petroleum Reserve umumnya digunakan oleh sejumlah negara untuk menjaga ketahanan energi ketika terjadi gangguan pasokan global.

Beberapa negara yang telah menerapkan sistem tersebut antara lain Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.

Sebagai contoh, Amerika Serikat memiliki cadangan minyak sekitar 700 juta barel yang disimpan di fasilitas bawah tanah dan dikelola oleh United States Department of Energy. Cadangan tersebut dapat digunakan untuk menstabilkan pasar ketika terjadi lonjakan harga, gangguan pasokan, maupun kondisi darurat seperti bencana dan konflik.

Sugeng menilai keberadaan cadangan strategis menjadi semakin penting, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi pasokan energi global.

Harga Minyak Dunia Ikut Naik

Ketegangan geopolitik juga berdampak pada harga minyak dunia. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak mentah global dilaporkan naik lebih dari 12 persen.

Harga minyak jenis Brent Crude Oil saat ini berada di kisaran 79 hingga 83 dolar AS per barel, meningkat dari sebelumnya sekitar 69 hingga 71 dolar AS per barel.

Sementara itu, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2026, pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price) sebesar 70 dolar AS per barel dengan target produksi minyak atau lifting sekitar 610 ribu barel per hari.

Di sisi lain, konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari. Dengan kondisi tersebut, Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel BBM setiap hari untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

Pertamina Pantau Situasi Selat Hormuz

Di tengah situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga menyatakan terus memantau perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, termasuk potensi gangguan distribusi energi akibat kemungkinan penutupan Selat Hormuz, jalur penting perdagangan minyak dunia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun memastikan bahwa hingga saat ini pasokan BBM di Indonesia masih dalam kondisi aman.

Ia menambahkan bahwa perusahaan juga terus memprioritaskan keselamatan pekerja serta keamanan aset energi yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak konflik.

Selain itu, Pertamina menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi energi nasional tetap berjalan lancar di tengah situasi geopolitik global yang masih dinamis.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: 21 hariAmerika Iran IsraelBahlil LahadaliaBBMKeteganganMenteri esdmMetapos.idperhatian publikSelat HormuzTimur Tengah
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Siapa Esmail Qaani? Jenderal Iran yang Dituding Pengkhianat di Lingkaran Khamenei

Siapa Esmail Qaani? Jenderal Iran yang Dituding Pengkhianat di Lingkaran Khamenei

by Taufik Hidayat
5 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Nama Esmail Qaani kembali menjadi perhatian publik setelah meningkatnya ketegangan dan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan...

THR Karyawan Swasta Tetap Dipajaki di 2026, Pemerintah Buka Opsi Evaluasi

THR Karyawan Swasta Tetap Dipajaki di 2026, Pemerintah Buka Opsi Evaluasi

by Taufik Hidayat
5 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja sektor swasta pada 2026 masih dikenakan Pajak Penghasilan...

Tak Percaya AS, Iran Pilih Lanjutkan Perang daripada Berunding

Tak Percaya AS, Iran Pilih Lanjutkan Perang daripada Berunding

by Taufik Hidayat
5 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Iran menegaskan tidak berencana membuka jalur perundingan dengan Amerika Serikat dan menyatakan siap menghadapi konflik yang...

Bayi Dua Hari Ditinggalkan di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu, Sang Kakak Tulis Surat Haru

Bayi Dua Hari Ditinggalkan di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu, Sang Kakak Tulis Surat Haru

by Desti Dwi Natasya
5 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Seorang bayi perempuan ditemukan ditinggalkan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten...

Recommended.

Lebih dari 2 Juta Tiket KA Lebaran 2026 Ludes Terjual

Lebih dari 2 Juta Tiket KA Lebaran 2026 Ludes Terjual

4 March 2026
Laba BTN Syariah Melesat di Atas 70 Persen

BTN Optimistis Merger dengan Bank Muamalat Rampung pada April 2024

7 February 2024

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

20 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini